
Pada hari kamis tanggal 13 maret, pihak ATPM Suzuki roda dua - Indomobil mengadakan acara gathering sekaligus press confrence. Tentunya berkaitan dengan status Indomobil Suzuki yang menjadi ATPM major pertama di indonesia yang menjual moge. Selain press confrence pihak indomobil juga mengadakan acara testdrive bagi beberapa komunitas bikers seperti DDOCI (Ducati), R-15 (Supersport-Superbikes) dan beberapa rekan wartawan.
3 Lap bersama Hayabusa K2, B-King, GSR 600 dan Intruder
Kebetulan pada hari itu DDOCI diwakili oleh Bro Amos dan Indobikers yang mendapat kesempatan untuk mencoba performa produk andalan Suzuki tersebut. Sebenarnya bagi para bikers tidak dibatasi seberapa banyak putaran yang boleh dilakukan tetapi berhubung banyak rider yang berebut untuk mencoba maka rasanya setiap bikers hanya mencoba sekitar 3 lap setiap motornya. Karena bikers yang mencoba berasal dari komunitas sportbike seperti DDOCI dan R-15 maka ucapan yang keluar pertamakali dari mulut mereka setelah melakukan test drive adalah membandingkan produk suzuki tersebut dengan motor mereka.
3 lap di GSR-600 Streetfighter
bagi Indobikers Mengendarai GSR-600 seolah melakukan nostalgia dengan Monster 600. Namun perbedaanya cukup mencolok. Suara mesin GSR-600 begitu halus dan ukuran GSR-600 yang tidak terlalu besar membuat motor ini paling nyaman untuk di kendarai. Kecepatan maksimum yang diperoleh Indobikers di straight lane adalah 180 km/jam.
3 lap merasakan tenaga Suzuki B-King
Setelah bertukar motor dengan bro Amos, Indobikers merasakan dahsyatnya kesetabilan dan tenaga Suzuki B-King. Ukuran ban belakang 190/55 membuat rasa pe-de dalam mengendarai king-kong ini. Meski baru pertama kalinya mengendarai streetfighter penderita gigantsme ini rasanya tetap nyaman saat melahap tikungan r2 pada kecepatan 130 km/jam. Pada lap kedua Indobikers mencoba membuka gas secara full untuk mengetahui top speed B-King. Ternyata B-King memanglah “King” sesungguhnya. Saat membuka gas penuh, perpaduan antara tenaga sebesar 180 hp dan hebusan angin pada kecepatan 235 km/jam menekan pengendara hingga seperti terlempar ke belakang … Dahsyat! Bahkan bagi bro Amos yang merupakan rider Monster S4Rs (sudah terbiasa menjinakan tenaga sebesar 130hp) menganggap B-King merupakan street fighter paling dahsyat yang pernah ada. Hanya saja kebanyakan para rider sepakat bahwa ukuran B-King yang terlalu besar sangat sulit digunakan di jalanan umum. Bayangkan bila Multistrada 1000 andalan Indobikers saja terasa lebar, bila dibandingkan B-King Multistrada hanya berukuran setengahnya saja
Wow!
260 km/jam di atas Suzuki Hayabusa K2 dan saran dari bro Bona
Sebelum mencoba Suzuki Hayabusa K2, Indobikers dan bro Amos di ingatkan oleh Bro Bona (DDOCI & R15 + Blogger Wp) yang telah terlebih dahulu mencoba motor super bikinan suzuki ini. Pesan beliau sebenarnya cukup simpel yaitu “sering-sering lihat speedo meter”
pasalnya berbeda dengan motor Ducati yang bersuara kasar serta memiliki viberasi tinggi, Suzuki Hayabusa bersuara halus layaknya Honda Vario - serius bukan bercanda. Sehingga seringkali rider tidak sadar bahwa ia telah mengendarai Hayabusa terlalu cepat. Indobikers berhasil menembus 261 km/jam pada lintasan lurus. Sedangkan bro Amos lebih cepat lagi yaitu 270 km/jam lebih. Bedanya dengan B-King karena menggunakan fairing hempasan angin pada Hayabusa tidak terlalu terasa. Dahsyat !
Suzuki Intruder 1800 dan DR400 Supermoto
Ini motor terakhir yang di coba oleh kami. Bro Amos mengendarai Intruder dan Indobikers mengendarai DR400 Supermoto, namun karena tidak terbiasa menggunakan chopper maka tidak banyak yang bisa diceritakan bro Amos selain sulitnya menikung. Bagi Indobikers mengendarai DR400 Supermotto mirip mengendarai jetski. Memiliki tenaga putaran bawah yang tinggi namun sayang topspeednya hanya 145 km/jam. Disamping gejala melayang, suspensi terlalu empuk membuat perasaan kurang pede saat menikung.
Harga Moge tersebut agak Kemahalan deh …
Penawaran menarik dari Indomobil tersebut sayangnya memiliki nilai minus. Yaitu harganya agak kemahalan. Memang bila dibandingkan harga Ducati, pricelist tersebut masih jauh lebih murah. Namun bila dibandingkan harga yang ditawarkan oleh importir umum semisal Hotpipes harga Moge dari Suzuki Indomobil terpaut cukup jauh. Sebagai contoh di Hotpipes GSR-600 di bandrol 160 juta on the road sedangkan di Suzuki Indomobil motor serupa dipatok pada harga 170 juta dan Off the road pula! Mudah mudahan seiring berjalanya waktu pricelist yang dikeluarkan Indomobil Suzuki akan menurun agar semua bikers dapat menikmati moge bersama sama
Bravo Suzuki Indomobil ! Bravo Hayabusa ! Bravo B-King !
KOMENTAR