Postingan kali ini untuk memfasilitasi kegatalan konsumen sepeda motor tanah air. Karena sangat tidak adil jika kita hanya membicarakan beberapa produk tanpa melihat latar belakang ATPM dan produsen dibelakangnya. Berbeda dengan produsen motor eropa yang cenderung mementingkan kualitas produk tanpa memikirkan keuntungan (nggak heran makanya Bimota, Benelli sampai MV Agusta sampai bisa bangkrut) di Indonesia ATPM disini tentunya mementingkan keuntungan sebesar besarnya diatas segala galanya baru kemudian kepuasan konsumen dan terakhir teknologi produk. Jadi komparasi kali ini kita menilai dua hal terakhir (kepuasan konsumen dan teknologi produk) tidak lupa dukungan perusahaan leasing yang juga mampu mendongkrak penjualan motor tersebut.
Sekilas - Astra Honda Motor
Berdiri pada tahun 1971 dengan nama PT Federal Motor kemudian berubah menjadi Astra Honda Motor pada tahun 2000 setelah melakukan merger. Memiliki 3 line produksi dengan mempekerjakan 13.027 orang karyawan. Kapasitas produksi AHM adalah 3 juta unit setahun. Telah memproduksi motor sebanyak 15 juta unit lebih.
-
Penjualan : Memiliki jaringan showroom di 30 propinsi sebanyak lebih dari 1500 dealer
-
Jaringan 3s : AHASS merupakan andalan AHM dalam memuaskan konsumen
-
Produk unggulan : Honda Supra dan Honda Megapro
-
Produk kebanggaan : Honda Tiger Revo
-
Produk ikon - legendaris : Honda Tiger 2000 dan Honda Astrea
Kunci sukses Astra Honda Motor
Setiap produsen tentunya memiliki strategi khusus dalam memasarkan produknya, AHM yang selama ini menguasai pasar domestik tentunya memiliki beberapa strategi khusus diantaranya
-
Promosi : Menonjolkan image sebagai motor paling hemat dikelasnya
-
Jaminan : Produk awet dengan suku cadang terjamin melalui AHASS
Kritik terhadap AHM
Pasti ada yang tidak puas terhadap ATPM satu ini, dan keluhan konsumen yang paling di suarakan antara lain
-
Produk outdated : Sering dianggap Jadul dan terlalu sering berganti baju dan minim fitur baru
-
Minim Variasi : Seuluruh produk AHM kebanyakan merupakan produk kuda beban
Sekilas - Yamaha Motor Kencana Indonesia
Berdiri pada tahun 1974. Kini memiliki 3 jalur perakitan dengan mempekerjakan sekitar 6.000 lebih karyawan. Kapasitas produksi YMKI adalah 3.500 motor per hari atau sekitar 1.277.000 motor setahun. Sampai dengan tahun 2006 telah memadati indonesia dengan memproduksi 5 juta sepeda motor.
- Memiliki dealer lebih dari 800 buah yang tersebar di 30 propinsi
- Jaringan bengkel dikenal dengan Bengkel Resmi Yamaha
- Produk Unggulan : Yamaha Vega R, Yamaha Mio
- Produk kebanggan : Yamaha V-Ixion
- Produk ikon - legendaris : Yamaha RX-King dan Yamaha F1Z
Kunci sukses penjualan Yamaha
Ini dia resep Yamaha sehingga bisa menempel bahkan mengungguli penjualan Astra Honda Motor
-
Promosi : Menonjolkan image motor kencang dan sporti plus keterlibatan Valentino Rossi
-
Jaminan : Produk memiliki fitur canggih dan bervariatif untuk pasar lokal
Kritik terhadap YMKI
Bagi konsumen yang alergi terhadap produk YMKI antara lain disebabkan oleh faktor berikut
-
Penjualan : Butuh inden berbulan bulan terutama yang ingin membeli secara cash.
-
Perawatan dan image Yamaha bagi sebagian kalangan masih berada dibawah Honda
Kesimpulan
Demi menjaga objektifitas INDOBIKERS maka untuk pertama kalinya INDOBIKERS memberikan kesimpulan yang cukup bias yaitu : Bagi bikers yang hobi terhadap kecepatan dan fashion mungkin bisa pilih produk Yamaha Motor Kencana Indonesia sedangkan bagi bikers yang menggunakan motor sebagai alat trasnportasi titik atau untuk perusahaan mungki produk AHM masih jadi pilihan paling logis. Tetapi kesimpulan akhir tetap ditangan anda
Note : Perusahaan Leasing ke dua ATPM berimbang jadi nggak ada komparasinya apalagi statistiknya











KOMENTAR