29
Apr
08

Jalan Raya Itu Ibarat Medan Perang Bagi Bikers … (1)

Secara statisik kecelakaan jalan raya baik ringan hingga berkategori fatal selalu didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak lain adalah pengendara motor (bukan sepeda ya). Penyebabnya bisa bermacam macam mulai dari (1)ketidak disiplinan pengendara itu sendiri, pengaruh (2)infrastruktur jalan raya, (3)kondisi motor, akibat (4)kendaraan lain hingga (5)minimnya teknik dalam berkendara. Untuk itu ada beberapa hal yang patut diperhatikan agar kita selamat saat berkendara di jalanan yang penuh tantangan ini.

Kesadaran dan Mental Bikers

Sebagai langkah pertama adalah melatih kesadaran dan mental seorang bikers itu sendiri. Karena baik keselamatan maupun kecelakaan biasanya bermulai dari faktor ini. Ditekankan di sini bahwa yang dipentingkan adalah “kesadaran” bukan kedisiplinan, karena dengan adanya kesadaran maka dengan sendirinya maka kedisiplinan akan hadir secara otomatis tanpa perlu ancaman baik dari aparat maupun yang faktor lainya. Berikut merupakan hal yang patut disadari untuk dikerjakan dan sesuatu yang sering menjadi biang penyebab terjadinya kecelakaan.

(1) Mematuhi Peraturan Lalulintas

Sebenarnya ini adalah kesadaran paling mendasar untuk dilakukan bagi setiap bikers untuk menghindari hal yang tidak di inginkan. Mulai dari berhenti di saat lampu merah, stop di belakang garis putih hingga menyalakan lampu sain saat ingin belok ataupun berpindah jalur. Sayangnya sering kali untuk hal seperti inipun masih sering kali dilanggar. Biasanya pelanggaran seperti ini terjadi pada perempatan yang sepi ataupun tidak dijaga oleh petugas.

(2) Peranti Keselamatan Dipakai Bukan Untuk Menghindari Tilang

Sering kali pengendara hanya dipakai untuk menghindari di tilang petugas, sehingga peranti keselamatan tersebut terkesan seadanya. Seperti helm catok, mengenakan sandal jepit, ukuran kaca spion yang terlalu kecil hingga kondisi motor yang “sekedar” bisa dipakai berjalan meski sebenarnya motor tersebut tidak layak untuk dipakai.

(3) Melatih Mental dan - “Insting”

Bikers yang memiliki mental baik adalah seseorang bikers yang mampu mengatur emosi seperti tidak mudah terpancing oleh prilaku bikers lainya, mematuhi aturan lalu lintas hingga tidak memaksakan diri untuk terus berkendara disaat kondisnya tidak memungkinkan. Yang terakhir adalah tidak mengesampingkan “Insting” seperti bila merasa ada firasat tidak “enak” untuk berkendara maka sebaiknya hal itu tidak dikesampingkan karena kadang firasat sering kali tidak jauh berbeda dari kenyataan.

Kondisi Infrastruktur Jalan Raya

Seperti yang telah kita ketahui bahwa di indonesia terutama di Jakarta dikenal memiliki berbagai macam rintangan yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakan lalulintas sekalipun pengendara tersebut telah mematuhi peraturan lalu lintas dengan sebaik baiknya. Untuk itu ada beberapa tips yang dapat membantu pengendara untuk memahami kondisi infrastruktur jalan agar terhindar dari kecelakaan yang tidak perlu.

(1) Menghafal Kondisi Jalan hingga Menggunakan Rute Aman

Agar terhindar dari kecelakan seperti dikarenakan melindas separator busway hingga terjatuh karena melindas lubang merupakan kecelakaan yang paling sering menimpa bikers dijakarta. Untuk itu sebaiknya seorang bikers memahami dan menghafal kondisi jalanan yang menjadi rute keseharianya. Karena dengan menguasai kondisi jalan, dengan mudah bahaya laten seperti lubang maupun separator busway dapat diantisipasi oleh bikers dengan baik.

Menggunakan rute aman, artinya seorang bikers dapat memilih jalur yang sudah ia kuasai plus menghindari jalur dimana jalur tersebut memiliki resiko cukup besar bila dilalui oleh pengendara sepeda motor. Jalur yang memilki kondisi jalanan berlubang, licin, gelap dan banyak dilalui kendaraan besar umumnya merupakan jalur yang berkategori beresiko untuk dilalui. Sebisa mungkin untuk menghindari jalur tersebut.

(2) Memilih Jalur yang paling aman

Mungkin aneh kedengaranya namun ini terbukti benar! Jalur sebelah kiri bagian kanan atau mudahnya berada di lajur paling kiri namun berda di bagian paling kanan pada jalur tersebut bisa dibilang pilihan paling baik. Disamping kebanyakan lubang berada di lajur tengah penempatan spanduk, bendera partai maupun ormas berada di jalur kanan. Pasalnya seringkali bendera tersebut berada pada posisi horisontal sehingga bisa tertabrak oleh badan pengendara motor. Lain halnya pada lajur kiri. Bila pengedara berada di jalur kiri di sebelah kiri seringkali banyak pejalan kaki, kendaraan berhenti maupun bus yang sembarangan menaik-turunkan penumpang. Akibatnya disamping memaksa bikers untuk sering berhenti hal ini bisa membuat pengendara motor cepat lelah dan pada akhirnya bisa menabrak penghalang tersebut.

(3) Menerapkan Sistem “Give Away” Pada Lintasan Tanpa Marka

Sistem “Give Away” artinya mendahulukan pengendara yang ingin lurus terlebih dahulu baru melakukan belok atau berputar. Seringkali pengendara sering berlomba2 untuk belok atau memutar tanpa lintasan tanpa marka. Padahal sering kali banyak pengendara lain yang sedang melaju cepat. Akibatnya tabrakan antara kendaraan yang melaju lurus dengan kendaraan yang ingin membelok ataupun memutar. Karena itu pilihan untuk “mengalah” pada kendaraan yang ingin lurus merupaka sebuah langkah yang bijaksana untuk menghindari kecelakaan.

Bersambung …


57 Tanggapan ke “Jalan Raya Itu Ibarat Medan Perang Bagi Bikers … (1)”


  1. 1 nismo April 29, 2008 pukul 5:13 am

    pertamaxxxxxxxxxxxxxx pagi…………..

  2. 2 nismo April 29, 2008 pukul 5:14 am

    safety paling diutamakan………salam bikers

  3. 3 sutonggos April 29, 2008 pukul 6:25 am

    podium ahhhh
    number tilu
    safety safety!!!

  4. 4 Penggemar ninja April 29, 2008 pukul 7:19 am

    Wah…gagal lagi nich..:))

    baca dulu ah..

  5. 5 radix April 29, 2008 pukul 8:38 am

    yg paling kesel klo ada motor keluar gang masuk ke jalan (yg lebih) besar tanpa nengok kanan!
    pgn nyamber tapi ntar klo jatuh sakit kekeke..

  6. 6 Abon Sapi April 29, 2008 pukul 9:08 am

    pingin nekat pas ada bus nekat…..sayang, body vario gw kalah gede dibanding bus :-(

  7. 7 Anonymous April 29, 2008 pukul 9:27 am

    Pokoknya ati2 ama rider:
    -Cewek
    -orang kebelet pipis
    -bapak2 tuwoooo banget
    -dll

    Oh ye ama pengendara motor “pelan”. Mbok ya’o ojo nutupi jalan. Apalagi pas tanjakan…. Aduhh… Bebek’s2 pelan banget…. Nutupi jalan lageee… Behhh…

  8. 8 wyren April 29, 2008 pukul 9:28 am

    @^
    Itu gw… :-D

  9. 9 Rindu April 29, 2008 pukul 11:22 am

    Terlalu sering mobil saya diserempet motor … tapi saya gak bisa apa-apa, karena takut mereka yang bergerombol mendekati mobil saya..

    Ikhlas :)

  10. 10 Yudu April 29, 2008 pukul 11:37 am

    @Rindu

    Jangan takut, mereka yang bergerombol orangnya baik2 kok. mereka cuma pengen kenalan aja. Habiz yang bawa mobil cantik sehh :)

    sebenernya mereka bukan mo nyerempet mobilnya, tapi pengen ngetok pintu mobilnya biar turun truz di ajak ngobrol dechh,…
    kekekekekeeeeee,… :p

  11. 11 dhenbaguse April 29, 2008 pukul 12:55 pm

    yang sering bikin kaget itu kalau ada motor didepan kita, tiba tiba banting stang gara gara ngindari lubang.

  12. 12 Yudu April 29, 2008 pukul 1:06 pm

    @dhenbaguse

    Kalo stangnya dibanting, truz buat ngendaliin motornya pake apa bro????
    kkekekekeekekekeeee :)

  13. 13 gtukmawur April 29, 2008 pukul 1:08 pm

    Kalo mo cari jalan pintas, mending lewat daerah menteng, agak sepi and pas buat bikers (buat ke jensud, gatsu, maupun sekitaran monas). Cuman di pasar rumput/manggarai agak ruwet and banyak paku.

  14. 14 lakangencok April 29, 2008 pukul 1:52 pm

    repotnya gini nih

    naek motor pelan-pelan di maki-maki
    naek motor ngebut di sumpahin celaka

  15. 15 Abon Sapi April 29, 2008 pukul 2:08 pm

    @dhenbaguse
    yg naik motor ngamuk ya, smp banting2 stang :mrgreen:

  16. 16 sahabat88 April 29, 2008 pukul 4:04 pm

    yang penting ati2 dan surat lengkap….
    takut ditilang sama isilop! hiks

  17. 17 edi April 29, 2008 pukul 5:17 pm

    udh orng2ny ga disiplin, di tambah lagi jalan2 ancurny dah tambah parah + dmna2!!
    kmrn w ampir gedubrak… gra2 ngindarin lobang, tapi ttp kna lobang! T T ‘ & skrng FU w sepeleng! T T

  18. 18 edi April 29, 2008 pukul 5:19 pm

    Oy satu lagi, wat yg lewat TMII hati2 kalo malem, cz sparator buswayny da makan korban banyak!
    (hiiiiii……………….)

  19. 19 gagah77 April 29, 2008 pukul 5:45 pm

    Salut buat bro RETORIKA utk topik ini.

    Pembelajaran disiplin lalin memang perlu slalu digalakkan. Terlebih dengan semakin bertambahnya jenis-jenis para pengendara roda dua dan roda empat.

    Ke lima point yang bro’ RETORIKA jadikan acuan sebagai dasar mengapa semakin meningkatnya kecelakaan lalin saat ini memang tepat sekali. Ke lima point itu saling kait mengkait.

    Misalnya, di satu sisi si pengendara adalah seseorang yang adalah type pengendara yang disiplin akan tetapi krn kondisi jalan raya yang tidak mendukung (kondisi rusak atau semrawut) tidak menutup kemungkinan si pengendara yg disiplin tsb justru menjadi korban kecelakaan akibat ulah ugal-ugalan pengendara yg lain.

    Dulu sewaktu gw ikut terjun di dunia road race (era 90-an) dan pernah diminta untuk memberikan sedikit “pencerahan” kpd siswa-siswa sebuah sekolah menengah atas di bilangan jkt utara, respon yang mereka berikan justru :
    “Pembalap kok ngajari pelan-pelan?”
    “Pembalap kok takut ngebetot gas di jalan raya umum?”
    “Pembalap kok ngga punya nyali pake helm cetok, pake sandal and t-shirt?”
    Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

    Gw sendiri meskipun tau banya mengenai peraturan lalin (khususnya yang di Jkt) tp pernah juga SENGAJA melakukan pelanggaran (AWAS , JANGAN DITIRU!!!).
    Kejadian terakhir saat gw nge-test kawak 250R di jalur mobil (Sudirman - Thamrin) ;)

    Soal point terakhir yakni : minimnya tekhnik berkendara; Gw sangat jarang menemukan hal itu di era 90-an. Tapi klo sekarang, jgnkan di ibukota, di pelosok daerah-pun sdh banyak. Klo sanggup beli motor, langsung tancep gas….ngga peduli apakah cara ngebawa-nya sdh safety and tidak merugikan orang lain (cth kecil : anak SMP di area KUNINGAN sdh diperbolehkan membawa motor ke sekolah atau kakek-kakek umur 75 thn masih bawa motor sendiri.)

    Sekali lagi: SALUT buat topik ini Bro’.

  20. 20 Purmana April 29, 2008 pukul 6:13 pm

    Kalo gw sih sedikit lebih concern ke masalah mental si pembawa motor, yg dimana mental tersebut pasti akan dipengaruhi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan, dsb.

    Khususnya bagi wanita yg ngendarain motor… Biasanya posisi mengendarai mereka tuh selalu merapatkan kedua lutut mereka. Hal ini menyebabkan sulitnya manuver apalagi bila harus mendadak… Lalu seringnya mengendarai dengan kecepatan pelan apalagi di jalur tengah bahkan kanan, menurut saya bisa berbahaya juga loh. Bikin kagok,,, kalo kata orang Sunda mah.

    Kalo yg masalah pengendara di bawah usia… Yah ini sih no comment dah. Udah jelas kok.

    Oh ya satu lagi… Kepada bapak2 TNI/ABRI dan POLISI, jangan suka sok jago ya Pak… Jadilah contoh yang bener bagi masyarakat. Coba donk pikir, apa yang bisa dibanggakan dari Bapak2 ini…. kalo kaya sih mendingan.

  21. 21 Tyok April 29, 2008 pukul 6:28 pm

    Safety riding tetep first bro apapun kondisinya. Saya sendiri sebagai biker di ibukota ini prihatin banget dengan mentalitas sebagian besar pengendra roda dua. Yang paling menonjol adalah berjalan melawan arus, menyerobot lampu merah, saling sodok dan sikut2an di kemacetan. Kalau celaka siapa yang rugi? ya mereka sendiri toh…

    Coba kaca spion, pada diganti yg ukurannnya kecil2 atau yang bisa dilipet disembunyiin di bawah stang, lantas gunanya buat apa. Yang pasti mereka ga pernah peduli kondisi lalu lintas di belakangnya. Pindah jalur seenak udelnya sendiri, keluar dari kerumuan kemacetan atau masuk ke jalan besar tanpa liat2 dan bikin pengendara lain gelagapan/celaka. Kalau macet sukanya nyerobot jalur orang dengan tidak sopan kayak orang kebelet mau boker, giliran mulai lancar malah jalannya pelan di kanan lagi, duh….bener2 deh.

    Karena prihatin kemarin saya sempet juga menulis ini di blog saya.

  22. 22 [R]dee April 29, 2008 pukul 6:42 pm

    http://ducatimonster.wordpress.com/copy-paste/

    waduuh..picture above copy paste tuh dr saft7.com
    ntar mas saftari(yg pnya) mrh lho bro,udah ijin blom??

    Brgds,

  23. 23 motol April 29, 2008 pukul 10:20 pm

    betul mas , akhir2 ini banyak kecelakaan nggak jarang sampai meninggal contoh temen di komplek belum lama ini meninggal di tabrak motor saat menyeberang jalan..sangat tragis sungguh banyak oknum biker mengabaikan nyawa sendiri maupun orang lain. berilah kesempatan bagi pejalan kaki.. kecelakaan bisa di hindari dengan kesadaran yg tinggi.. para biker sayangi lah nyawa anda dan orang lain. sungguh sayang krn kecerobohan sedikit nyawa melayang. saya sering melihat sering pada nekat.. nyalip dengan engabaikan kendaraan dari lawan arah, tidak memberi kesempatan orang lain namun sayang nya setelah di beri kesempatan kendaraan yg belakang nya malah tidak memberikan kesempatan buat yg memberi kesempatan kepada yg baik hati yg memberi kesempatan tadi. sudah sedemikian parahnya kah di jalan hormat menghormati di jalan sudah hilang bagi sebagian dan spt nya ini bukan watak orang ketimuran. semoga kita saling mengingatkan kesadaran berlalu lintas. sungguh salut buat indobiker dan para bloger yg mengkampanyekan kesadaran lalu lintas.. smoga kampanye ini menyentuh sgala lapisan dan media masa mohon mendukung..

  24. 24 tangkas parulian April 29, 2008 pukul 10:21 pm

    sering sebel kadang-kadang seperti dia aja yang punya jalan tanpa mau perduli sama kita-kita yang jalan kaki bukan ngiri yach cuman curhat doang

  25. 25 radix April 29, 2008 pukul 11:28 pm

    @mas gagah
    harusnya timpalin “mati kok milih dijalanan”..

  26. 26 astaga April 29, 2008 pukul 11:45 pm

    pesan buat yang pake kenalpot racing…
    tolong jgn di geber2..
    walaopun tmpatnya sepi..
    yg liat or denger kan jd emosi.
    hehe
    biasa aja lagi…
    jgn ky angkot or metro…
    malu2in

  27. 27 chris April 30, 2008 pukul 12:22 am

    iya tuh..bener yg diblg bro retorika..pengalaman gua..
    gua lagi di jln lurus naik mtr..lmyn sih..60kpj kira” (wong jln ne kosong bener)..eh..tb” ad motor jg mau u-turn..lgsg main embat aj..akhrny..gua ngerem mpe mmps..tb” ban blkg gua selip..tp utg aj selip..klo g selip..pasti bersenggolan dgn tu motor..gua sih gpp klo jato..pk helm full face..jaket..dll..eh..diany jato..boncengan 3org..(mgkn) suami..pk helm catok..istri g pk helm..n gendong bayi ditenga” mereka yg kira” blom mpe 1taun..bygin..klo aj kena senggol dikit..tuh motor ap kgk oleng then..g tau lg dah..berabe..ntar pst..trkhr” ny gua jg disalahin wong dia bawa anak kcl..
    tp gua heran aj..ud tau bw 2org diblkg..bayi lg..tp koq g mau ngalah y..padahal pas itu..gua ud idupin lampu n klakson terus..koq malah diembat aj lgsg u turn..bah..==..kesel sdr jg klo ad org gt..n jantungan dikit jg sih pastiny..hehe..^^!..

  28. 28 jammers April 30, 2008 pukul 9:53 am

    Ichu bechul(cinta laura mode:ON)..kesadaran itu penting..tapi mnurut ane pngetahuan ga kalah pnting..ane haqul yaqin,90% bikers yg lalu lalang simC ny nembak-trmasuk ane sndiri,heu2 XP..trutama pnyakit utama bikers cewe nih,”berharap orang lain yg ngerti”,bom wktu bo..klo ceweny cakhep siy,,gpp :P

  29. 29 jammers April 30, 2008 pukul 10:03 am

    Untungny siy ane smpet diajarin alm.babeh,jaga prilaku d jalan..palagi yg ane yakinin mpe skrg,’prilaku bikers d jalan ngegambarin prilaku dia sehari-hari’..yeah,jd org normal aja lah..keep safety ride..love your life,love your money(klo ga mau ditilang pa’pulisi XP)..and,be rational!

  30. 30 gagah77 April 30, 2008 pukul 12:34 pm

    Kalau bicara soal bikers yang super gila dan super nekat bawa motor di tengah kemacetan, gw punya teman tuh. Dan sampai sekarang belum juga berhasil gw sadarin! Panggilan dia BLACK 77 (bedain ya gagah77 dgn BLACK 77). Saat ini motor dia juga Pulsar 200 (sebelumnya Satria FU / CBU Thailand dan RX-King). Klo ada yg ‘nemu Pulsar item di jalan, yang Nopol depannya ditempel di kaca visor and spion kecil nempel di kedok, itulah si Black 77. Gw sering juga nih main ke rumah dia :D Pasti dia sih mantau blog ini juga (sorry klo gw bahas dikit ttg luh).

    Info yang terakhir gw dengar ttg kenekatan dia (sekaligus menurut gw tindakan super bodoh :lol:), nantangin pengendara Satria FU (teman satu kantorannya) untuk adu kecepatan di jalur blok M - Fatmawati (sore hari / jam sibuk) tanpa menggunakan rem belakang (tuas ream belakang dicopot) alias cuma ngandelin rem depan.
    Dan memang dia menang jauh dari temannya itu (Jelas….lah orangnya gila abis. Hobby2-nya juga semuanya ngga ada yg wajar).
    Tapi….soal patah tulang atau retak dan geger otak,,,,,,jgn ditanya deh. Karena prinsip dia itu, klo ngga berani geger otak atau patah tulang maka jgn pernah berani mengklaim sebagai Free Styler sejati. (Halah)
    bayangkan, baru 1 minggu ditabrak mobil di jalur Pantura, kaki kanan retak dan dipasang pen . . . eh kaki masih digips udah naik motor and stop wheeli di depan rumahnya. Ortunya saja ampe jerit-jerit!
    Mungkin bagi banyak orang apa yang dilakukan dia adalah suatu kebodohan ( menurut gw juga gitu seh :) ) Tp itulah hidup orang yang selalu mencari olah raga yang memicu adrenalin tinggi.

    Nah……klo type orang spt dia, sampai bumi tebelah dua-pun, ndak bisa deh ngajarin dia tuk safety riding. Meskipun dia rajin pake helm full face, sarung tangan qulity race, body protector tp klo di jalan kyk kesetanan . . . . itu namanya GILA!!! (Sorry bro’ :lol: :lol: Abis gw udh habis cara tuk ngerubah sifat luh. Sadarlah ‘ntar lagi luh mau nikah).

    Kira-kira ada tidak sebutan lain yang lebih tepat (selain GILA, BEGO, AROGAN atau SETAN) buat sobat gw yg gila tp buaaik hati ini? Dan kira-kira dia masuk ke point berapa ya dari ke-5 faktor kecelakaan di jalan raya versi bro’ RETORIKA?

  31. 31 icalbrown April 30, 2008 pukul 1:43 pm

    @gagah77
    itu namanya otak ditaro di dengkul bro.
    Individualis dan Egosentris.
    ga tau/belum ngerti Hidup itu apa.

  32. 32 icalbrown April 30, 2008 pukul 1:57 pm

    gw copy-paste ah comment gw sebelumnya.

    gw paling bete:

    1. disalip dari kiri ke kanan, apalagi didepan gw ada mobil (otak didengkul!!!), kalo mo ngedahuluin ya dari kanan dong ah.

    2. belok ga pake lampu sein, udah gitu ga pake ngerem (liat kanan-kiri kek), langsung trabas wae, kalo jalan gede sih gampang ngakalinnya, lah kalo jalan cuma 2 jalur?

    3. motor/mobil jalan pelan di jalur cepat atau di tengah2 jalan, kaya nggak punya dosa.

    4. kalo lagi macet, nyalip ga pake perhitungan (matematikanya jeblok yee?), lah.. orang lagi jalan lurus, tiba2 ada yg nyelonong dari kanan/kiri jalur (kan ga kelihatan krn ada mobil yg menghalangi), kalo ditabrak sewot.

    5. udah tau macet, pake bunyiin klakson/geber2.

    6. udah tau macet, dikanan jg macet, tapi malah nyerobot jalur kanan, pdhl udah ga memungkinkan, liat2 lah bung.

    7. udah tau lampu merah, tapi malah klakson2, (buta ya mas !?).

    8. jalan zigzag ga tentu arah.

    Tambahan:

    9. Sadarlah wahai Manusia :)

  33. 33 jammers April 30, 2008 pukul 2:15 pm

    ^^ klo yg kyk gtu siy klo blm mati a.k.a maot a.k.a pupus a.k.a wafat,kykny ga akan brenti #.#..kdu bner2 ada kjadian yg bkin kapok sangat..kjadian yg ampe bkin nek mtor jg jd enek,agheugheu

  34. 34 gagah77 April 30, 2008 pukul 2:25 pm

    @icalbrown :lol: :lol: :lol: :lol:

    Soal apakah dia belum ngerti hidup ‘ntu apa, itu mah gw ngga berani bilang masbro’. Lah selain dia suka olah raga super extrem (arung jeram, rock climbing, mountain bike, off road, free style on 2 wheel & jet ski) dia juga sebagai salah satu ketua yayasan LSM yang bergerak di bidang pemberdayaan anak-anak terlantar (Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi), suku-suku terasing dan buruh migran. LSM mereka tidak pernah absen di setiap event bantuan bencana alam di Indonesia (semenjak thn 1997). Satu kali di undang ke istana negara dikarenakan dedikasinya dlm pelayanan sosial. Dua kali mendapat penghargaan dari LSM asing. 1 kali menjadi tamu resmi di forum WHO. Jadi klo dia bisa ngebantu harkat hidup orang banyak (yang secara nota bene adlh org-org yang tdk dipedulikan orang kebanyakan) bukankah dia lebih bisa menghargai hidup dan bukan type egosentris?
    Dia tdk banyak berbicara soal kehidupan LSM yang diketuai (plus didanai-nya), tp dedikasinya sdh tak terhitung loh. Usia-nya saja belum lewat 30.

    Nah….yg bikin gw pusing ‘ntu, klo udah bawa motor, jet ski, mobil atau parasailing, dia tu ngga pernah bertindak normal (alias abnormal!!!!). Selalu aja ada ulahnya yang bikin gw geram :D
    Lah gimana ngga geram, yang bakal dinikahin dia tuh sodara sepupu (kandung) gw. Ntar klo dia jadi suami dari sepupu gw ‘n ada apa-apa, khan yg kasihan sepupu gw ama anak-anaknya.

    Mungkin yg lebih tepat dia itu disebut orang yg berkepribadian ganda kali ya?

    Buat sobat gw (BLACK 77) sadarlah . . . :)
    Mudah-mudahan klo sdh banyak orang yang beri penilaian jelek ttg kebiasaan buruk luh itu, luh jd sadar dan mau ngerubah diri. Sorry ya sob’. Peace . . . .

  35. 35 gagah77 April 30, 2008 pukul 2:28 pm

    @all

    Buat yang lainnya . . . tolong dong kritikan pedasnya buat sobat gw ini. Mumpung dia lagi getol-getolnya ngepantau blog RETORIKA ini :)
    Sapa tau kuping dia yang udah 100% bolot itu jd terbuka lagi dgn kritikan dan masukan dari bikers lainnya.

  36. 36 Kus April 30, 2008 pukul 2:44 pm

    @gagah
    moga2 nyadar setelah nikah…..
    Bilang aja, kalo ada apa2 bukan kamu yang akan menderita tp anak dan istri (jadi janda dan yatim). Mungkin dia gak takut mati, lha anak dan istri yang ditinggal?????

  37. 37 k0meng April 30, 2008 pukul 2:53 pm

    Selama nyawa masih ada 30 gak masalah, begitu tinggal 3 mulai hati-hati, kalo udah tinggal 1 udah sepatutnya berfikir apalagi kalao dah punya tanggungan (anak - istri)

  38. 38 icalbrown April 30, 2008 pukul 3:26 pm

    @Gagah77
    well… gw salut dgn perhatian dia atas orang yg kekurangan dan terkena musibah,
    seharusnya dia bisa memahami bagaimana Hidup, Hidup bukan untuk diri sendiri, tapi bagaimana berguna bagi orang lain, terlebih lagi bagi orang terdekat (mis: Anak, Istri, Orang tua, keluarga),
    mungkin kita nggak takut mati, tapi apa tanggung jawab kita sebagai makhluk sosial (?????),
    kita nggak hidup sendiri… jika kita ugal2an di Jalan, lalu kita nabrak orang lain, apakah kita tidak merugikan orang lain?, kalo jatoh sendirian dan tidak merugikan orang lain sih nggak apa-apa, resiko sendiri, tapi…… walaupun begitu sebenarnya kita telah bertindak bodoh karena secara tidak langsung merugikan orang terdekat disekitar kita (perhatian, tenaga dan waktu mereka, bahkan materi terbuang percuma karena kita sakit)
    tidak ada yg lebih berguna selain kita berguna bagi orang lain dan tunduk dihadapan-NYA.

    gw sok bijak banget yakh :lol:
    gw jg dalam tahap belajar.

    salam Safety Riding :)

  39. 39 Anonymous April 30, 2008 pukul 4:17 pm

    Busyeeet….
    Dasar kodok!
    Luh nyuruh gwe mantau nih blog cuman bwat ngatain gwe ya? Gw lagi sibuk nyari sesuap nasi luh suruh bukan internet. Taunya cuman bwat ngatain gwe ya. SEMPRUL luh! :D

    Eh…..gwe bukain ntar identitas luh ya.

    Bwat smuanya:
    Bocoran identitas si gagah77 (pdhl dia ngga gagah-gagah banget).

    Si gagah77 ini:
    S2 - Shah Alam; Malaysia.
    Mantan pembalap (make Yamaha) di era pasar senggol thn 94 s/d 96.
    Punya 2 cafe (high class), 3 Internet Corner (high end), punya butik di bandung dan usaha ekspor kerajinan tangan ke Malaysia.
    Motor milik doi :
    1. CBR 1000 R
    2. HD Gembul (baru ajah kejual tuh)
    3. Hyosung
    4. Suzuki Skywave 400
    5. Pulsar 200 dts-i
    Mobil:
    1. Avanza (kiekekekek)
    2. Mini cooper S Club
    3. Swift
    4. Kings Road

    Sosok pendiem . . . .
    Sok serius :lol:

    Nah…..luh ngga usah ngatain gwe lagi ya. Ntar gwe bongkar identitas luh. Pertama gwe buka cafe luh biar semua pengunjung blog ini dtg ke cafe luh and pada ngga bayar :lol:

    Tenang aja sob, gw ngga akan ngebahayain nyawa sepupu luh. Khan ntar yang kelonin gwe sapa? Jiakakakakakakkk

  40. 40 gagah77 April 30, 2008 pukul 5:27 pm

    @ ^^^^ He . . . he . . . .
    Data siapa tuh yg you kasih? Data pakde mu? :lol:
    Gw ngga punya CBR 1000 kok :-$
    *kabuuurrrrr*

  41. 41 Bintang Terang April 30, 2008 pukul 5:33 pm

    @ Gagah77 Vs Black77

    salam buat kalian berdua, yang akur ya jadi keluarga……

  42. 42 gagah77 April 30, 2008 pukul 5:40 pm

    Wealah . . . kok malah ngasih koment yang sejuk buat si BLACK? Ntar malah besar kepala tu anak. Hayu….klo perlu semprot atau maki-maki ulah ugal-ugalan dia di jalanan. Biar dia tau klo banyak orang yg keki ama cara dia ngendarain motor atau mobil (TERMASUK GW!!!!!)

  43. 43 RETORIKA April 30, 2008 pukul 5:54 pm

    @ Anonymous

    kalo ngasi datanya kayak gitu gampang banget nge-tracenya ?

  44. 44 gagah77 April 30, 2008 pukul 5:59 pm

    @ bro’ RETORIKA :lol: Jangan mau percaya dengan omongan si makhluk gendeng satu itu.
    Semua data-data yg dikasih dia itu palsu dan ngarang belaka. Dulu dia waktu SD dapat nila 10 trus buat mata pelajaran MENGARANG INDAH.

  45. 45 gagah77 April 30, 2008 pukul 6:01 pm

    Soal balapan sih memang gw pernah ikut. Tp tim privateers. Malah sama sekali ngga pernah juara 1 :(
    Gitu loh.

  46. 46 Taufik April 30, 2008 pukul 11:50 pm

    tambahan konsep bang …
    To See and being seen …
    Pasang spion yang standar sehingga bisa melihat lingkungan dengan baik
    nyalakan lampu utama, at least lampu senja biar lampu belakang nyala..alhasil pengendara dibelakang melihat anda…gunakan pakaian yang mudah terlihat oleh orang lain …khususnya diwaktu malam

    sok…mangga’ ditambahkeun

  47. 47 chris Mei 1, 2008 pukul 12:15 am

    gua koq ngakak aj y baca komen” diatas”..hahaha..ad” aj..^^!..

    hrs dijaga lo sepupuny gagah77 bro..hehe..^^..peace..

  48. 48 RETORIKA Mei 1, 2008 pukul 2:28 am

    @ [R] dee

    jujur, emang blum,

    tapi disitu kan ada tulisan SAFT7.COM jadi secara langsung udah bilang dari mana sumber gambarnya :-D

  49. 49 Penggemar ninja Mei 1, 2008 pukul 10:35 am

    @gagah77..

    Tenang aja sob, gw ngga akan ngebahayain nyawa sepupu luh. Khan ntar yang kelonin gwe sapa? Jiakakakakakakkk

    Jadi ente sama black77 itu besanan tho…:))

    wakakakak….pantesan ..takut sepupunya jadi janda…:))

    klo hoby yg memicu andrenalin, mending nggak membahayakan jiwa orang lain, cukup kita aja..
    contohnya udeh bagus tuch : crock climbing, arung jeram class 1, dll..

    tapi klo balapan di jalur umum, kasihan yg lain bro…jalanan bukan milik pribadi tho…

    mending ente bedua balapan aje disentul ber2, pake CBR1000, ntu juga lumyan buat andrenalin, plus untuk sedikit triggernya , yg kalah motor nya harus di dorong sampai rumah,,,wakakakakakakakaakakakak.. :)

    PISS

  50. 50 smilemoge Mei 1, 2008 pukul 3:02 pm

    tu anak ber2 dsni sindir2an, diluar kompak amat….salut deh, lam kenal bro’s……
    drive safely bro….

  51. 51 gajahkurus Mei 1, 2008 pukul 6:52 pm

    Jalan bolong banyak sumurnya sering kali jadi penyebab kecelakaan. Perlu ekstra hati-hati.

    Salam kenal

  52. 52 donal terrores Mei 2, 2008 pukul 5:23 am

    black77 mgkn trmsuk org yg andrenalinya trllu brlebihan shgga kpribadiannya aneh gtu! org sprti ini akn sllu mncari tantangan utk ditaklukin sbgai plmpiasan utk mnyalurkn andrenalin yg brlebihn dlm dirinya. enth disadari ato tdk sbnrnya tantangn trberatnya adlh tantangn utk mnjinakkn andrenalin yg tmbuh trllu liar dlm dirinya itu. jk dia trtantang utk mnjinakkn keliarannya yg sk kumat2an itu dan brhsil mk kpuasan dan knikmatn sjati akn didptnya. jk tdk mk biarknlah umur & KEDEWASAANnya yg akn mnjinakkannya

  53. 53 donal terrores Mei 2, 2008 pukul 5:27 am

    black77 mgkn trmsuk org yg andrenalinya trllu brlebihan shgga kpribadiannya aneh gtu! org sprti ini akn sllu mncari tantangan utk ditaklukin sbgai plmpiasan utk mnyalurkn andrenalin yg brlebihn dlm dirinya. enth disadari ato tdk sbnrnya tantangn trberatnya adlh tantangn utk mnjinakkn andrenalin yg tmbuh trllu liar dlm dirinya itu. jk dia bs mnjinakkn keliarannya yg sk kumat2an itu dan brhsil mnundukknnya mk kpuasan dan knikmatn sjati akn didptnya. jk tdk mk biarknlah umur & KEDEWASAANnya yg akn mmbungkamnya

  54. 54 shogunspeed Mei 24, 2008 pukul 11:56 pm

    Iya deh mendingan maen safe aj waktu driving,ga usah aneh2 n gaya-gayaan danger bro.Apalagi tuk luar kota mndngan pake perlengkapan standar kayak ban standar,helm.n kaca spion jg biar safe,aman dari pak polisi jg lho hee…keep cool on the way !!

  55. 55 killbill1 Juni 30, 2008 pukul 5:14 pm

    ngeri deh kalo masuk belantara lalu lintas, apalagi kalo udah naek ke trotoar….pokoknya kayak jagoan aja.

  1. 1 cyclebike « Nzr007’s Weblog Ping balik pada 29th Apr 2008 pukul 3:43 pm
  2. 2 INDOBIKERS « Pulsa11’s Weblog Ping balik pada 4th Mei 2008 pukul 10:28 pm

Tinggalkan Balasan




Jarak Tempuh

  • 1,252,925 Km

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community