27
Mar
08

Rahasi Kesaktian Ducati = Seni Bukan Statistik

3774.jpg

Dalam spesifikasi performa Ducati selalu dibawah fantastik 4 jepang

Coba kita bandingkan performa Ducati Superbike 999R (150 bhp) dengan Yamaha R1 SP (187 bhp)ataupun yang lebih familiar di telinga kita yaitu “ternyata” performa Desmosedici Gp 7 hanya (210 bhp) dibandingkan dengan YZF M1 (220 bhp) ataupun Honda RC212 (225 bhp). Didalam statisitik terlihat jelas bahwa tenaga maksimum motor buatan Bologna ini selalu berada di bawah motor fantastik 4 jepang.

Lalu mengapa Ducati bisa Superior di lintasan balap?   

Ini yang menarik, dan kadang baru bisa dipahami setelah merasakan pengendalian motor Ducati saat berada di tikungan. Dengan prisip fast in fast out maka di sinilah keunggulan motor buatan ducati dibanding motor jepang. Karena dasar racangan motor yang berbentuk ramping serta sentral grafitasi motor yang tepat berada di tengah maka kesetabilan motor di tikungan serta penyaluran tenaga mesin keroda selalu tersedia melipah untuk disalurkan keroda belakang pada saat di butuhkan. Berbeda dengan motor jepang dimana meski memiliki tenaga melimpah namun kadang sering terbuang percuma akibat penyaluran tenaga mesin  berlebihan yang kadang justru membuat pengendara kehilangan momentum di tikungan. Sebagai catatan : sering kita terpana melihat performa tenaga motor di lintasan lurus, namun pada balapan justu saat ditikunganlah motor paling banyak menghabiskan waktunya. Karena itulah mengapa meski di dalam brosur spesifikas performa ducati selalu dibawah fantastik 4 jepang  namun saat di sirkuit Ducati justru lebih unggul dibanding pesaingnya asal jepang.

Teknologi Sasis “Jadul” dan Mesin “Kasar” tapi Hebat.

Kontras dengan fantastic 4 jepang yang mengandalkan sasis allumunium alloy berbentuk deltabox berstruktur honeycomb (sarang lebah seperti frame pada pesawat tempur) Ducati justru setia menggunakan sasis twin tube trelis, yaitu rankaian pipa besi yang dilas hingga berbentuk sasis. Meski lebih berat sasis seperti ini lebih memiliki rigiditas serta lebih mudah untuk diperbaiki dibanding sasis canggih yang fantastik 4 jepang.

Serupa dengan sasis, mesin Desmo L twin Ducati bersuara kasar dan memiliki viberasi yang lebih besar dibanding mesin inline 4 mapun V-4 Jepang. Namun disinilah kuncinya, karena pengendara yang telah terbiasa menggunakan mesin Desmo L twin tersebut akan mengetahui kapan saatnya mengoper gigi dan melakukan buka tutup gas tanpa perlu terpaku pada putaran mesin. Karena seperti menjadi ciri khas produk Italy pada umumnya semisal Ferarri, setiap motor Ducati memiliki karakteristik yang berbeda antara satu mesin dengan mesin lainya. Sehingga bila pengendara telah memahami dengan benar karakteristik mesin Desmo L twinya sangat pasti ia akan mampu memaksimalkan performa motornya tanpa ragu lagi.  So, jangan terlalu termakan spek mesin dan statistik ok ! :-D


108 Tanggapan ke “Rahasi Kesaktian Ducati = Seni Bukan Statistik”


  1. 1 stoner27 Maret 27, 2008 pukul 5:14 am

    selamat pagi…
    absen dulu aaahh..

  2. 2 JUex Maret 27, 2008 pukul 5:25 am

    wuaaaahh..morning bos..Viva Duc

  3. 3 JUex Maret 27, 2008 pukul 5:31 am

    Kamarana yeuh…

  4. 4 soax Maret 27, 2008 pukul 7:30 am

    Wah kayaknya Om Stoner ga bisa tidur tuch semalem…soalnya lagi bertapa utk bertanding nanti di Jerez kalik…klik…klik…klik…

  5. 5 k0meng Maret 27, 2008 pukul 7:45 am

    WOW Ducati oh Ducati

  6. 6 Abon Sapi Maret 27, 2008 pukul 7:56 am

    desmodromicnya ntuh lho….marai ngiler….

  7. 7 Honda Bebek Maret 27, 2008 pukul 8:05 am

    ndak salah mas ?

    setahu ane yah…
    gp7 235-240 dk
    yamamah, kaoskaki, cucuk i kisaran 220-225 dk
    Honda 230 dk

  8. 8 Mr. Djoe Maret 27, 2008 pukul 8:10 am

    Kalau memang tenaga maks Ducati masih dibawah kuartet Jepang kenapa di trek lurus kelihatan Ducati masih powerful yah….? Atau hanya penglihatan saya saja….

  9. 9 k0meng Maret 27, 2008 pukul 8:11 am

    iya ya apa kata Honda Bebek sepertinya bener, gue lupa-lupa ingat sih

  10. 10 Honda Bebek Maret 27, 2008 pukul 8:16 am

    ndak salah mas ?

    It was noted in Motosprint that as of the Le Mans Grand Prix the GP7 had a 20 hp (15 kW) advantage over Honda and Yamaha’s MotoGP bikes. This horsepower advantage gave it a significant speed advantage through the early part of the season. The bike was rumored to have aerodynamic settings that could be changed to increase top speed if needed

  11. 11 Abon Sapi Maret 27, 2008 pukul 8:20 am

    iya….emang lebih gede power ducati seinget sy….kali ini Honda Bebek bener….

  12. 12 adriano Maret 27, 2008 pukul 8:29 am

    itu ada efek karena curi angin kagak ya ??

    Peace,
    2 stroke underbone lovers

  13. 13 sukentrung Maret 27, 2008 pukul 8:50 am

    Der… Gretek gretek gretek gretek gretek… derrrrrr… Gretek gretek gretek…

    Oh.. Sexy.. :D

  14. 14 BJUBAH HITAM Maret 27, 2008 pukul 8:54 am

    Berarti HP tidak menentukan donk…..

  15. 15 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 9:21 am

    Kalau baca artikel yang nulis punya DUCATI,
    yang komentar banyak yg setuju sama HONDA BEBEK.

    Kalau saya mau tanya spesifikasi HP maksimal pada RPM berapa ? dan TORQUE maksimal pada RPM berapa ? data itu yang saya pakai buat menentukan kemampuan sepedamotor….

    Kalau speknya nggak lengkap & artikelnya juga belum lengkap jadi makan apa yaa (termakan spek ???)

    salam,
    bengkelsepedamotor

  16. 16 k0meng Maret 27, 2008 pukul 9:25 am

    Setuju Bro Bengkel

  17. 17 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 9:25 am

    Coba lihat…

    YAMAHA TRX 850
    - Silider Paralel twin
    - Pengapian V twin
    - Frame mirip Ducati
    - Jepang rasa Itali

    salam,
    bengkelsepedamotor

  18. 18 Saham Maret 27, 2008 pukul 9:32 am

    Gak usah pake rahasia sehgala… Asal yg pake ducati punya kemampuan setara stoner, yah sebelas dua belas macam rossi atawa pedrosa, pasti menang deeh… minimal di lintasan lurus :)

  19. 19 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 9:39 am

    Protes,Boss !
    Isinya jangan cuma ngomongin Kehebatan Ducati (hanya yang dipakai Stoner) di Moto GP aja. Harus lebih obyektif dan menyeluruh komparasinya dengan tambahan kiprah Ducati di ajang balap lainnya seperti World Superbike (WSBK),World Supersport WSSP),World Superstock,AMA, British Superbike (BSB),dan lomba ketahanan balap motor (24 hours world endurance atau Suzuka 8 hours), juga penggunaan di jalan raya.

    Fakta yang masih saya ingat:
    1). di MotoGP, Ducati menang dan jaya setelah masuknya Stoner dan regulasi (salah satunya isi silinder ke 800cc) tahun kemaren aja. Tahun ini Melandri keteteran menghandle ducati.
    2). di WSBK, Ducati selalu menang karena diuntung regulasi isi silender yang lebih tinggi dibanding pesaingnya akibat alasan mesin 2 silinder.
    3). di WSSP, gak pernah mendominasi kejuaraan.
    4). di Lomba balap ketahanan 6jam,8jam,24jam juga gak pernah juara musim.

    Perbandingan dengan motor jepang menurut versi saya secara relatif lho
    (catatan: untuk isi silinder dan tahun produksi yang sama, atau sekelas) diantaranya:
    1). Harga Ducati jelas lebih mahal dibandingkan motor Jepang.
    2). Motor Ducati tingkat kenyamanannya rendah saat dibawa pada perjalanan jauh.

  20. 20 Abon Sapi Maret 27, 2008 pukul 9:48 am

    @^
    setubuh….eh….se7

  21. 21 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 9:49 am

    Menurut saya SEMUA sepedamotor BAGUS, kemarin baru buka telever-nya BMW-RT ternyata fork slider-nya buatan SHOWA.

    Kalau DUCATI pakai suspensi apa yaa ?

    salam,
    bengkelsepedamotor

  22. 22 k0meng Maret 27, 2008 pukul 9:50 am

    Oke, makin panas aja, makin seru, makin HEBOH!

    kipas-kipas-kipas lagi !!!

  23. 23 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 9:51 am

    Overall, Ducati masih kalah dengan motor Jepang.

  24. 24 antiAHM Maret 27, 2008 pukul 9:52 am

    jualan sate mas kOmeng, ko di kipas in mulu :D

  25. 25 k0meng Maret 27, 2008 pukul 9:55 am

    te…saaaaaaaateeeee! ayo sateeeeeeeeee! sate!!!

  26. 26 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 10:02 am

    Mbah Sepuh mana yaa, GUSPUR… ?

  27. 27 Honda Bebek Maret 27, 2008 pukul 10:04 am

    suspensi ducati pake marzocchi ama ohlins

  28. 28 Abon Sapi Maret 27, 2008 pukul 10:09 am

    kalo paioli yg pake sapa?

  29. 29 capt Maret 27, 2008 pukul 10:10 am

    Gimana dengan traksi kontrol nya,apa gak pengaruh???

  30. 30 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 10:14 am

    tambahan info protesku,mohon ditanggapi:

    Pertanyaan:
    Kenapa Ducati lebih banyak menjuarai World Superbike?

    Jawab:
    dari dulu Ducati selalu diuntungkan dengan spek mesin,bila kalah selalu minta ganti perubahan regulasi lomba denan minta naik/dilebihkan sisi kapasitas silinder dengan alasan karena mesin V2 tidak akan kompetitif (atau alasan biaya mahal untuk balap biaya balap di 2008,makanya pakai 1098cc) untuk melawan motor 4 silinder bikinan Jepang.
    Fakta kekalahan Ducati saat melawan motor Jepang bila kapasitas silinder sama-sama 1000 cc:
    Tahun 2002 Honda VTR1000 SP-1 juara lewat Colin Edward.
    Tahun 2002 Honda VTR1000 SP-2 juara lewat Colin Edward.
    Tahun 2005 Suzuki GSXR1000 juara lewat Troy Corser.
    Tahun 2007 Honda CBR1000RR juara lewat James Toseland.

    catatan:
    Honda (tipe VFR 750 atau RVF 750 atau RC45) juga pernah buktikan walau pakai motor spek kapasitas silender dibawah 1000 cc masih bisa ngalahin Ducati, tahun 1997 oleh John Kocinski.
    ini baru namanya legenda,Boss!

  31. 31 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 10:20 am

    Bro Helmi,

    Di WSBK kodenya aja 1098, mesinnya pakai 1198cc

    salam,
    semua sepedamotor bagus

  32. 32 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 10:22 am

    eh ada ralat,Maaf ya !

    untuk kalimat berikut ini:
    Tahun 2002 Honda VTR1000 SP-1 juara lewat Colin Edward.

    seharusnya tertulis:
    Tahun 2000 Honda VTR1000 SP-1 juara lewat Colin Edward.

    tambahan info:
    VTR1000-SP1 atau VTR1000 SP-2 biasanya disebut RC51 (karena ditangani langsung oleh HRC)

  33. 33 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 10:32 am

    @ bengkelsepedamotor
    memang di WSBK musim 2008 ini. Ducati mesinnya pakai 1198cc kodenya aja 1098, walau sempat diprotes pabrikan Jepang yang masih pakai kapasitas 1000cc.Setelah kekalahan tahun 2007 dari Honda oleh James Toseland.
    @ all
    saya kalo nulis sebisa mungkin netral gak mihak mana-mana dan obyektif berdasarkan fakta sejarah.
    karena alasan berikut ini:
    1). saya anak petani yang gak sanggup punya motor gede.
    2). saya bukan guru sejarah yang punya ingatan kuat tentang cerita masa lalu.(mungkin karena kebanyakan mikirin hal-hal yang gak penting kali,ya?)


    Mau Nambahin …
    Gilanya, :mrgreen: Pihak Ducati Corse sendiri pernah bilang : Kalau ternyata 1098R (1200cc) gagal di WSBK mereka akan Menurunkan DESMOSEDICI RR 990cc - mesin motogp gp6 - ingat karena dijual masal motor ini berhak ikut WSBK lho!

  34. 34 RETORIKA Maret 27, 2008 pukul 10:35 am

    @ Komeng
    @ Hondabebek

    Makanya saia bikin artikel ini, mulanya saia juga cukup kaget 8O melihat data trsebut tapi setelah banyak browising di internet plus baca majalah Otosport dan Bundel review Moto GP ternyata emang bener :-D

    @ Benkelspedamotor

    itu dia kuncinya :-D , Torsi maksimum ducati bisa keluar pada RPM menengah atas 9.500 ke - 11.000 seangkan kwartet jepang ada di atas 12.000 itu dia kuncinya (njelasin njelimet, mungkin situ bisa bantu nerangin dengan bahasa mekanik) ini gunanya forum toh :-D

    @ Helmiperdata

    1. Masalah stoner kan udah di bahas di artikel lain :) (cari ndiri …)
    2. Itu soal regulasi bisa jadi topik tersendiri :-D
    3. soal nyaman sih emang iya, mana ada ducati nyaman kecuali Multistrada :mrgreen: itu juga bensinya amit2

  35. 35 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 10:36 am

    @ bengkelsepedamotor
    bagi saya semua sepeda motor mahal (termasuk yang bodongan/curian)

  36. 36 Abon Sapi Maret 27, 2008 pukul 10:44 am

    @RETORIKA
    bikin artikel tentang regulasi motoGP ama WSBK yg kebanyakan menguntungkan ducati donk…pasti rame :-)

  37. 37 RETORIKA Maret 27, 2008 pukul 10:49 am

    @ Abon Sapi

    untuk WSBK bisa, tapi kalo MotoGP sih kayaknya nggak bisa soalnya Ducati adalah pemain baru di MotoGP …

  38. 38 guspur Maret 27, 2008 pukul 10:53 am

    @bro bengkel
    Dalem booossss???…
    Saya realistis dan apa adanya… Terus terang kalo ngomongin moge saya cm dengerin aja… ora mudeng blassss… secara gak pernah megang… Yang kayak gini mah konsumsinya sampeyan… Saya mah lagi pengen reuni ngelus2 CB ama FIZR manual clutch version… Ada yang jual murah gaaaaaakkkk…??? :D

    sniff… sniff…

  39. 39 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 11:14 am

    Bro Retorika,

    Nah itu dia kunci-nya sayang kunci-nya tidak dipaparkan secara hitam putih seperti di brosur jadi rame deh…

    Kalau tulisannya ada …HP/…rpm ; …kg.m/…rpm kan jadi transparan, bukan rahasia lagi.

    salam,
    bengkelsepedamotor

  40. 40 Anonymous Maret 27, 2008 pukul 11:17 am

    @ bengkel…
    Setahu saya Ducati kalo ga pake Showa..ya Marchesini…

    @ Gus pur..
    Lo piye sampean..proyek Sonicnya piye???

  41. 41 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 11:18 am

    @ Helmi Perdata,

    Mahal kan relatif, terserah masing-masing. Kalau saya pribadi tetap bangga pakai H Legenda, walaupun rem depan/belakang masih teromol…(mumpung Girifumi belum muncul…).

    salam,
    bengkelsepedamotor

  42. 42 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 11:22 am

    Mbah Guspur,

    Kalau ngomongin Miss Universe, tapi belum pernah megang boleh ndak ???

    salam,
    bengkelsepedamotor
    Moge = cuma megang doang…

  43. 43 Kus Maret 27, 2008 pukul 11:43 am

    @^^

    ngomongin Miss Universe tp gak bisa pegang cuma bikin pengen aja Mas…
    Kalo lg di luar indo, naik apa Mas??
    Jangan-jangan legendanya “full spec”

  44. 44 guspur Maret 27, 2008 pukul 11:51 am

    @anonymous
    Nha ya itu… setelah diitung-itung duit di dompet kok kayaknya harus dipending dl tuh proyek sonicnya… :P
    sekarang lg galau…
    CB125 >>jadi>> Jap’s street bike
    atau…
    F1ZR >>jadi>> grasstrack
    …hhhhh… nasib kantong cekak… :(

    @bro bengkel
    …ngomongin miss Universe boleh2 aja… ndak bakal kena pasal… tapi bakal lebih afdol dan obyektif kalo dah pernah megang… apalagi komennya ttg bagian2 yg pernah dipegang… hhhhhmmmmm… sllluuuurrrppp… :P

    …ssssstttttttt… duh! kok sampeyan pengumuman kl pake teromol… tambah narcis deh “oknum yg bersangkutan” ituh, karna dapet temen… heuheuheu… :P

    sniff… sniff…

  45. 45 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 12:07 pm

    orang kita itu MULAI kenal balapan motor kelas dunia paling s’kitar tahun 95′an.tahunya paling juga MotoGP (terakhir paling ada World Superbike),padahal banyak jenis balapan motor lainnya.
    Makanya aku bingung dan heran ada wartawan (gak usah disebutin,ya?) yang bilang MotoGP di Qatar kemaren adalah balap motor pertama yang berlangsung di malam hari. padahal di Indonesia sering balapan motor malam hari sampai subuh. Road race malam tahun baru 2001 juga ada dengan titel New Year Road Racing Championship di Sirkuit Kenjeran.
    Kalo mau top lagi ada seri kejuaraan dunia balap motor ketahanan 24 jam (pasti deh motor jepang yang kuwat).
    Jadi melesatnya nama Ducati hanya karena prestasi Stoner tahun kemaren dan pernah menguasai World Superbike (biasanya pabrikan motor Jepang gak terlalu serius disini, cukup perwakilan motor yang di eropa saja dan gak perlu divisi racing mereka yang turun tangan)

  46. 46 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 12:09 pm

    @ Bro Kus
    Janji jangan bilang Girifumi yaa, pakai minikuper yang rem depannya diskbrake…

    salam,
    bengkelsepedamotor

  47. 47 bengkelsepedamotor Maret 27, 2008 pukul 12:13 pm

    Bro Helmi,

    Mungkin maksud wartawannya pertama malam hari buat ajang MotoGP… bukan balap secara umum…

    salam,
    bengkelsepedamotor

  48. 48 Kus Maret 27, 2008 pukul 1:08 pm

    Di Jogja juga rutin balap malam tahun baru, beberapa tahun belakangan ini

  49. 49 k0meng Maret 27, 2008 pukul 3:53 pm

    CREEEEEETTT…

  50. 50 k0meng Maret 27, 2008 pukul 3:54 pm

    CROOOOOOOTTT…

  51. 51 Helmi Perdata Maret 27, 2008 pukul 4:29 pm

    @ bengkelsepedamotor
    Mungkin maksud wartawannya pertama malam hari buat ajang MotoGP… bukan balap secara umum…

    (iya sih,aku gemes aja karna dia tahunya cuma motoGP dan seolah-olah motoGP yang pertama ngadain balap malam hari)

    @Kus
    Betul,sampeyan iku. Mandala krida toh? orang aku sering nonton (sekalian jualan bakso) itu acara tiap malam tahun baru .

  52. 52 motoronline Maret 27, 2008 pukul 5:42 pm

    sekarang sih balapan bukan dlihat dari skill lagi tetapi dari kecepatan dan tenaga motor tetapi ko bisa menang yah ducati padahal kan power kecil dikit dari motor jepang

  53. 53 motoronline Maret 27, 2008 pukul 5:43 pm
  54. 54 soldieroffortune Maret 27, 2008 pukul 5:52 pm

    Walaupun apa kata orang; Ducati tetap motor idaman gw [masih mimpi pengen beli abis mahal harganya.]
    WAKAKAKAK

  55. 55 Kus Maret 27, 2008 pukul 5:57 pm

    @Helmi
    Iya mandalakrida. Mas Helmi orang jogjakah?
    BAKSO!!! enak nih, jadi pengen bakso……. Banyak bakso enak di Jogja…..
    Tapi gak bisa beli bakso pake Ducati, motor mahal..(biar gak OOT)

  56. 56 stoner27 Maret 27, 2008 pukul 6:29 pm

    lah.. masih rame aje..
    ducati yang sakti kan cuma yang dibawa stoner aja..
    susah dah kesaktian stoner nggak dianggep…

  57. 57 guspur Maret 27, 2008 pukul 6:53 pm

    @Kus
    Kalo ngomongin BAKSO ya tetep SOLO juaranya…

    salam,
    Bakso Lover

  58. 58 Kus Maret 27, 2008 pukul 7:14 pm

    @Guspur
    at Solo:
    Titoti, Remaja, dll

    salam,

    Bakso Lover Juga

  59. 59 radix Maret 27, 2008 pukul 9:03 pm

    Emang power maks.nya bakso brapa? Dan di rpm brapa?

  60. 60 RETORIKA Maret 27, 2008 pukul 11:34 pm

    @ Helmiperdata

    situ sepertinya dah lumayan sering jadi tamu indobikers … kayaknya situ mending punya avatar deh, mencegah pemalsuan identitas …

  61. 61 Anonymous Maret 28, 2008 pukul 12:10 am

    bakso di gejayan??

    OOT

    bakso lover juga hehehe

  62. 62 Helmi Perdata Maret 28, 2008 pukul 7:31 am

    @ Kus
    T: Iya mandalakrida. Mas Helmi orang jogjakah?
    J : Kulo mboten wong ngayoyokerto,Mas. Saya orang desa yang tinggal di pedalaman hutan Kalimantan.

    @ RETORIKA
    Makasih atas sarannnya, saya masih percaya kawan-kawan disini pasti kenal gaya tulisan saya.
    (sssssssttttttttttttttttt…padahal saya gak bisa bikin avatar)

  63. 63 Abon Sapi Maret 28, 2008 pukul 8:17 am

    @^
    bikin account aja di gravatar

  64. 64 Kus Maret 28, 2008 pukul 8:24 am

    @Helmi Pidana

    wah…kalimantan juga…
    saya sudah setahun ini di Kalsel/Kaltim

  65. 65 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 8:30 am

    Kalimantan mana ? saya Kalimantan Utara…

    salam,
    bengkelsepedamotor

  66. 66 Kus Maret 28, 2008 pukul 8:38 am

    @Bengkelpitmontor

    = Brunei…ya

    Bikin tulisan dong mengenai persepedamotoran di sana, model apa yang disukai, harga beda gak dg disini, kelakuan rider di jalan dsb….. Jangan teknik melulu, bikin pusing…

  67. 67 k0meng Maret 28, 2008 pukul 9:03 am

    @ Bengkel

    Nah kalimantan tah?

    Gue seringnya cuma Kal Sel Teng Tim, kagak pernah ke Utara. :(

  68. 68 antiAHM Maret 28, 2008 pukul 9:05 am

    waaah ada orang brunei ya, seru ga sih brunei permotorannya, kalo malaysia biar kecil tp mogenya sliweran juga lo di jalanan(nonton di tv)

  69. 69 killbill1 Maret 28, 2008 pukul 9:25 am

    sekarang saya pake ID killbill1
    di brunei banyak pake honda supercub 800 lho,tapi gak ada angkutan umum (bis,beca,bemo,ojek gendong,ojek sepeda,ojek payung,ojek motor) adanya cuma taxi argometeran.
    di brunei gak ada balapan liar dan macet…

  70. 70 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 9:43 am

    ^^^ ??? Killbill1

  71. 71 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 9:44 am

    Bro Kus

    KalSel/KalTim = Tangerang kah ?

  72. 72 k0meng Maret 28, 2008 pukul 9:47 am

    Kel , avatar lho mana?

  73. 73 antiAHM Maret 28, 2008 pukul 9:49 am

    iya nih ASPAL smua… wah jgn jadi bajakan donk

  74. 74 Kus Maret 28, 2008 pukul 9:49 am

    Mas Bengkel

    Kalimantan Selatan/Kalimantan Timur, kadang banjarmasin kadang di Balikpapan. Tulisannya ditunggu ya tentang motor di Brunei…

  75. 75 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 11:21 am

    Tes avatar1

  76. 76 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 11:26 am

    Tes avatar 2 bukan jaminan !!!

    salam,
    bengkelsepedamotor

  77. 77 donal Maret 28, 2008 pukul 11:59 am

    berlebihaaan… terlhaaaalhuuh…

  78. 78 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 12:02 pm

    Minjem motornya Komeng dulu,

    TZR lagi uji emisi gas buang 2 stroke soale…

    salam,
    bengkelsepedamotor

  79. 79 icalbrown Maret 28, 2008 pukul 1:16 pm

    makanya … jangan pake gambar yg pasaran sob :)

  80. 80 deler-hOnDa Maret 28, 2008 pukul 1:23 pm

    gue jadi bingung, ternyata k0meng dan bengkel orang yang SAMA ya?

  81. 81 guspur Maret 28, 2008 pukul 1:28 pm

    @^^
    Gua ama Girifumi juga orang yg sama…

  82. 82 deler-hOnDa Maret 28, 2008 pukul 1:32 pm

    @^
    wikk, ada berapa lagi yang sama ya?
    ntar habis di akusisi tinggal 5 orang aja karena habis merger ya?

  83. 83 Kus Maret 28, 2008 pukul 1:46 pm

    @^^

    saya sama RETORIKA orang yang beda…..

  84. 84 k0meng Maret 28, 2008 pukul 2:10 pm

    @^^^ saya ama Gus Pur orang yang sama

  85. 85 capt Maret 28, 2008 pukul 2:37 pm

    @helmi perdata
    Suka ama metalica ya kok kadang2 avatar pake huruf M

  86. 86 deler-hOnDa Maret 28, 2008 pukul 2:47 pm

    Hah Gus pur juga sama dengan Girifumi sama dengan k0meng sama dengan bengkel ya?

    Pusing-pusing tujuh keliling

  87. 87 antiAHM Maret 28, 2008 pukul 3:05 pm

    kalo gw pasti gak sama dengan AHM :lol:

  88. 88 Abon Sapi Maret 28, 2008 pukul 3:24 pm

    wadhuh…..kakean bajak2an avatar…..
    bikin bingung sapa ngomong ma sapa….

  89. 89 Abon Sapi Maret 28, 2008 pukul 3:27 pm

    ya, sapa sama sapa ngomong? kakean bajak2an jadi bingung

  90. 90 Abon Sapi Maret 28, 2008 pukul 3:28 pm

    ya, sapa sama sapa ngomong? kakean bajak2an jadi bingung

  91. 91 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 3:35 pm

    w bingung juga. w sudah tidur siang, tapi baru bangun w liat avatar tidak karuan w jadi mau pingsan

    salam,
    bengkelsepedamotor

  92. 92 RETORIKA Maret 28, 2008 pukul 4:28 pm

    @ Semua

    Saya dan Casey Stoner orang yang sama :mrgreen:

    **Bletak** ditimpuk Adriana Tuchyna :mrgreen:

  93. 93 bengkelsepedamotor Maret 28, 2008 pukul 4:38 pm

    Saya juga sama… (maaf Bro Retorika).

    Supaya tidak termakan spek… ditulisan speknya nggak lengkap, saya cobain Ducati-nya, pelan-pelan koq…

    salam,
    bengkelsepedamotor

  94. 94 antiAHM Maret 28, 2008 pukul 4:52 pm

    @^
    koleksi avatar mas… btw avatar saya mana ya

  95. 95 Helmi Perdata Maret 28, 2008 pukul 6:48 pm

    @ capt
    aku udah gak suka lagi sama metallica,soale gak usum lagi musik metalnya lagia aku lebih suka Megadeth. Sekarang jamannya Metal modern.

  96. 96 Helmi Perdata Maret 28, 2008 pukul 7:02 pm

    pengumuman:

    Mengingat saya sudah bisa bikin avatar,untuk seterusnya maka Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
    Mulai hari ini Jum’at,tanggal 28 bulan Maret tahun 2008 Masehi menyatakan berpindah nick name dari helmiperdata (nama asli) menjadi killbill1 (baca: kiL biL wan).
    Hal-hal menyangkut isi teks yang sebelum atas nama helmiperdata dan selanjutnya atas nama killbill1, akan dianggap sama saja alias orangnya itu-itu juga.
    Urusan utang-piutang akan dilunasi dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

    Atas nama diri sendiri
    helmiperdata killbill1

  97. 97 boogieHD Maret 28, 2008 pukul 7:24 pm

    pusing gw baca komennya

  98. 98 killbill1 Maret 28, 2008 pukul 7:26 pm

    @boogieHD
    kalo gak mau pusing jangan dibaca,cukup pelototi aja.

  99. 99 bikersarea Maret 28, 2008 pukul 8:51 pm

    wah….. rossi harus bisa memang mesra ama motor yamaha nya jadi bisa kaya stoner
    ha…..ha…
    ato perlu rossi hengkang dari yamaha ke ducati dijamin menang trus….
    http://bikersarea.wordpress.com

  100. 100 bengkelsepedamotor Maret 29, 2008 pukul 7:15 am

    @All

    Avatar gambarnya mudah ditiru siapa saja, kemarin saya coba pakai MX-nya kOmeng sekarang pakai Ducati…

    Tapi kalau mau jumpa bengkelsepedamotor yg asli silahkan klik link-nya (kiri warna merah), betul atau tidak menuju bengkelsepedamotor… tanya disana untuk konfirmasi…

    Namanya juga internet, siapa bisa menjadi siapa saja, kepala tetap dingin jangan sampai Indonesia mengulang sejarah menjadi bangsa yang mudah diadu kambing….(saya bukan kambing, saya domba).

    salam,
    bengkelsepedamotor

  101. 101 Anonymous Maret 29, 2008 pukul 7:23 am

    @ Benkelspedamotor

    itu dia kuncinya , Torsi maksimum ducati bisa keluar pada RPM menengah atas 9.500 ke - 11.000 seangkan kwartet jepang ada di atas 12.000 itu dia kuncinya (njelasin njelimet, mungkin situ bisa bantu nerangin dengan bahasa mekanik) ini gunanya forum toh

    Bagaimana saya mau menjelaskan, dan tidak termakan spek, lha tulisan diatas nggak ada spek-nya ???

    salam,
    bengkelsepedamotor

  102. 102 bengkelsepedamotor Maret 29, 2008 pukul 7:27 am

    @ Benkelspedamotor

    itu dia kuncinya , Torsi maksimum ducati bisa keluar pada RPM menengah atas 9.500 ke - 11.000 seangkan kwartet jepang ada di atas 12.000 itu dia kuncinya (njelasin njelimet, mungkin situ bisa bantu nerangin dengan bahasa mekanik) ini gunanya forum toh

    Bagaimana saya mau menjelaskan, dan tidak termakan spek, lha tulisan diatas nggak ada spek-nya ???

    salam,
    bengkelsepedamotor

  103. 103 bikersarea Maret 30, 2008 pukul 2:46 pm

    @bengkelsepedamotor
    mo nanya kok bisa motor jepang bisa sampai RPM 12.000 tapi kalah ama yg RPM 9.500 ke 11.000 motor ducati
    http://bikersarea.wordpress.com/

  104. 104 bengkelsepedamotor Maret 30, 2008 pukul 10:52 pm

    @bikersarea,

    Belum tahu… data yg mana yg mau dipakai. Sepedamotor jalan raya juga ada yg bisa sampai 16.000rpm.

    salam,
    bengkelsepedamotor

  105. 105 killbill1 Maret 31, 2008 pukul 6:33 am

    baca deh reply saya di topik lain, Ducati gak (Stoner) gak bakalan menang kalo di Jerez.

  106. 106 Honda Bebek Maret 31, 2008 pukul 8:36 am

    hasil gp jerez kemarin

    kabukti kalo ducati motor angin2an dan handlingnya susah krn dia cuma maunya lurus

    yah namana italian engineering
    11 = 12 dah sama British engineering.
    kalao jaman dahulu mah
    naek mobil atau mobil inggris ama italia mah musti dag didg dug
    kandaraan na mogok. ndak.

    di eropah sndri mobil Italia
    diangap mesin temperamental,kadang mau jalan tapi kebanyakan mogok.

  107. 107 john Oktober 8, 2008 pukul 11:12 am

    ducati selalu yang tercepat…kamu salah bro…tenaga ducati lebih besar…

  108. 108 killbill1 Oktober 9, 2008 pukul 1:37 pm

    power is not everything !

Tinggalkan Balasan




Jarak Tempuh

  • 1,643,477 Km

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community