
Dua dari orang yang ada di foto tersebut (indobikers : Merah dan Bona : Putih) ada di lokasi kejadian
Koreksi Buat Bro Ilham Kafemotor (sesuai permintaanya)
Sebenarnya saya sendiri tidak mau males mengangkat topik pembicaraan ini ke dalam ruang konsumsi publik. Namun karena yang sudah angkat bicara adalah Bro Ilham Kafemotor yang juga senior saya di dunia blogging dan juga Anggota Vendeta maka mau tidak mau INDOBIKERS terpaksa dan dengan berat hati untuk kembali mengungkit lembaran gelap sisi brotherhood bikers.
-Ilham Kafemotor -
“saya juga mendengar berita ini dari teman saya pengguna moge (gak usah di sebut nama ya :))
Intinya, tidak ada koordinasi yang baik antara pengguna moge, petugas sirkuit dan motor lainnya.. jadi terkadang issue yg terangkat adalah jika berkendara motor gede “seakan akan” bisa melakukan pengaturan2 (yg seharusnya di lakukan petugas sentul) atau terkesan sedikit berkuasa di sirkuit sentul.. wajar saja motor2 yang lain merasa dikucilkan.. issue yang terangkat jelas soal “memiliki moge pasti banyak duit” dan “mintang2 orang berduit bisa sesukanya” atau bahkan “karena sudah naik supersport sudah mahir di sentul?” padahal di sentul kebanyakan dari pengguna (moge atau mocil) banyak yg sedang belajar.. sebab2 yang seperti ini yang membuat citra pengendara moge di tanah air kurang berkesan.. (saya bicara dari pengguna motor harley) saya setuju kalo pelanggaran soal circuit safety memang harusnya di beri sangksi karena membahayakan pengendara lain..tapi perlu di lihat juga, apa di kasus ini pengedara moge saja yg dalam posisi berbahaya? bagaimana kalo motor kecil di hajar moge dalam kecepatan tinggi? jadi intinya, komunikasi dan aturan sentul bisa di koordnasi lagi lebih baik demi kenyamanan bersama.. apalagi menyangkut sesama pengguna saling main hakim sendiri.. salah orang bisa jadi lebih panjang urusannya dari sekedar hobby.. cmiiww..”
Kronologis tahap per tahap - Bisa Dipertanggung Jawabkan
Karena kebetulan INDOBIKERS sendiri menjadi saksi kejadian tersebut secara jelas dan detail. Waktu itu saya sedang di wawancara oleh AXN untuk acara “the most amazing race asia” dan akibat keributan tersebut wawancarapun ditunda.
- Di sirkuit sedang diadakan latihan safety riding oleh anggota DDOCI.
- Disaat yang sama juga diadakan latihan (seluruhnya menggunakan motor jepang) balap untuk menghadapi kejurnas superbike yang akan diadakan tanggal 9 desember tersebut.
- Pada saat itu seluruh anggota DDOCI sedang berada di pit, untuk istirahat dan melakukan evaluasi karena bro Wihong yang menggunakan motor Superbike 749 baru saja mengalami kecelakaan - jatuh pada posisi hi side (terpelanting) tapi syukurnya nggak cidera.
- Di lintasan masih ada beberapa motor yang tetap berlatih dan sesuai ketentuan tetap diizinkan untuk melaju pada full racing speed.
- Salah satu motor tersebut adalah Suzuki GSX-R 600 yang konon terlibat pada insiden sesaat kemudian.
- Saat itu pit lane official memberikan bendera merah yang artinya melarang siapapun untuk masuk kedalam track/lintasan
- Sesaat kemudian pit lane official memberikan bendera hijau tanda bahwa motor boleh masuk ke track/lintasan
- Dua buah Kawasaki Ninja ZX 150 warna hitam memasuki sirkuit. di saat yang bersamaan, namun salah satunya langsung mengambil jalur kiri lintasan **
- **Pit lane ada di sebelah kanan dan terdapat garis dimana setiap pembalap/rider
TIDAK BOLEH MEMOTONG GARIS TERSEBUT KETIKA KELUAR PIT KARENA AKAN BERADA DI DEPAN MOTOR YANG SEDANG MELAJU FULL THROTTLE / TOP SPEED
- Karena salah satu Ninja ZX 150 tersebut memotong garis dan langsung mengambil sisi kiri lintasan maka posisi Ninja ZX 150 hitam tersebut berada tepat di depan Suzuki GSX-R 600 yang sedang melaju 260 km/jam
- Beruntung rem Suzuki GSX-R 600 cukup pakem dan pengendaranya cukup menguasai motor sehingga kecelakaan dapat di hindari.
- 3 motor masuk Pit (1 GSX-R 600, 2 Ninja 150 Hitam)
- pengendara GSX-R menepuk (lumayan keras) pundak salah satu pengendara Ninja ZX 150 hitam semabari berbicara ” jangan motong garis Pit lane sembarangan dong”
- Sayangya ucapan Rider GSX-R tersebut salah tujuan, karena ia mengatakan pada Rider Ninja ZX 150 hitam yang lainya (yang mengikuti prosedur semestinya)
- Akibatnya terjadi keributan, karena karena merasa tidak salah (memang tidak salah kok) berteriak “jangan main pukul dong”
- Merasa bertanggung jawab rider Kawasaki Ninja ZX 150 yang satu nya lagi (ini yang motong garis pit lane) angkat bicara “Gw yang motong jalur, kenapa?” … “jangan mentang mentang lu naik moge lu bisa seenaknya”
- Hampir saja terjadi baku hantam jika saja tidak dilerai oleh bikers lainya.
- Di saat yang sama Dyan Dilato yang juga pembalap sekaligus pemegang tanggung jawab keamanan Sirkuit datang dan turut melerai
- Dyan Dilato pun memeberi kan penjelasan :
- “Safety procedure is the first priority, saya sudah dapat amanat dari pak tinton”
- “Tidak Boleh memotong garis pit lane, itu sudah peraturan”
- “Tidak peduli Motor besar, kecil ataupun Mobil pun tidak boleh memotong garis pit lane”
NOTE
- Betul dan mutlak pelanggaran memotong garis pit lane dilakukan oleh salah satu pengendara Kawasaki ZX 150 Hitam karena ia memotong garis pit lane exit
- Seharusnya Pengendara Suzuki GSX-R tidak perlu terbawa emosi / menegur secara pribadi, bisa tinggal mengadukan kejadian pemotongan garis pit lane langsung ke official atau Dyan delato. Dengan sendirinya Riders Kawasaki ZX 150 tersebut bisa langsung diberi black flag atau di banned
- INDOBIKERS, saat itu berada di pit karena sedang di wawancara oleh AXN dan insiden tersebut terjadi pada jarak 3 meter dari tempat wawancara. Sehingga
kata2 nggak penting “mentang2 lu moge dsb dsb” terdengar jelas
- Insiden pemotongan jalur juga di saksikan oleh INDOBIKERS karena saat itu indobikers sedang berada di pit wall dekat pit exit. Waktu itu ada yang bagi bagi minuman dingin gratisan
Kesimpulan
1. Jelas kesalahan utama berada di tangan rider Kawasaki Ninja ZX 150 Hitam yang memotong jalur pit lane exit
2. Kesalahan sekunder dilakukan oleh rider Suzuki GSX-R 600 yang menegur / menepuk pundak rider Kawasaki Ninja lainya - padahal rider Suzuki GSX-R 600 cukup melapor kepada official sirkuit
3. Dimata profesional / non awam dengan objektifitas tanpa melibatkan isu amatiran (status sosoial) dan netralitas : Mutlak kesalahan ada pada rider Kawasaki Ninja ZX 150 Hitam yang memotong jalur - merupakan kesalahan mendasar yang tidak dapat ditolelir.
4. Tidak ada isitilah sama-sama salah. Kesalahan ada pada rider Kawasaki Ninja ZX 150 Hitam yang memotong jalur . Bagi seorang bikers yang berlaga atau berlatih di sirkuit sentul selayaknya memahami peraturan dasar tersebut.
Jangan Asal Ngomong …
Klarifikasi ini bisa di cross check langsung pada bro Dyan Dilato (mungkin beliau nggak kenal saya karena saya termasuk jarang main ke sentul) tapi beliau pasti tau ada wawancara oleh AXN saat itu di dekat tempat insiden, Ataupun siapa saja yang ada di sirkuit sentul saat itu.
Buat Pihak yang tidak berada di Sirkuit saat itu sebaiknya bertanya langsung untuk melakukan klarifikasi kepada pihak yang memang betul - ada di sirkuit. Bukan dengan “Katanya…Katanya…Katanya” soalnya yang model begini yang bikin runyam suasana! Apalagi karena kata kata yang keluar dari salah satu bikers Kawasaki ZX 150 tersebut dapat merusak brotherhood sesama bikers bahkan kesenjangan sosial!
keep safety riding Bro !!!
UPDATE : INI BUKAN ILHAM KAFEMOTOR - IMPOSTER
Untuk itu Tag Komentar Ditutup … 
KOMENTAR