Arsip untuk Nopember, 2007

29
Nov

Suku Cadang dan Reabilitas Bajaj Bermasalah ?

pulsar.jpg

- Redaksi Yth : Kompas bulan November -

Seal Bocor dan Sulitnya Suku Cadang

Seorang pengendara Bajaj Pulsar pada november kemarin melakukan servis, ternyata diketemukan bahwa ada kebocoran oli di dekat gear depan. Ternyata kebocoran ini diakibatkan oleh kerusakan pada sealnya. Akhirnya diputuskan untuk mengganti seal tersebut dengan yang baru. Tetapi ternyata meski telah dicari ke beberapa tempat ternyata suku cadang tersebut tidak ada. Bahkan mekanik Bajaj Auto Indonesia mengakui bahwa kebocoran seal pada Pulsar memang kerap terjadi. Tetapi meski telah cukup lama dipesan oleh bagian service dan sparepat Bajaj suku cadang tersebut tidak kunjung datang. Belum lagi diketemukan bahwa pada bagian tertentu baut baut pada Bajaj Pulsar mudah berkarat.

Harga Murah, Kualitas Rendah ?

Pemilik Bajaj ini juga membandingkan kualitas motor Bajaj dengan produk jepang seperti Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Bahkan timbul kecurigaan bahwa Bajaj hanya mementingkan penampilan dan harga murah. Sehingga mengorbankan mutu dan kualitas buatan. Disamping itu jaringan after sales Bajaj Auto Indonesia pun patut di pertanyakan pelayananya dalam hal ini pengadaan suku cadang.

Setelah 6 Bulan barulah Kualitas dan Reabilitas Motor Diuji

Jika masih berusia dibawah 6 bulan tentu saja motor tersebut minim masalah, karena jarak tempuh motor masih sedikit dan si empunya motor pun masih hati hati dalam menggunakan kendaraanya.  Namun setelah enam bulan ke atas dimana jarak tempuh sudah lumayan, digunakan di berbagai medan  dan perawatan motor tersebut sudah mulai menurun (yang punyanya udah nggak begitu antusias) di saat itulah kualitas buatan motor tersebut di uji. Jika memang ternyata Bajaj justru gagal di ujian ini, sudah saatnya kita bertanya, apakah kita (konsumen) kembali dibodohi dengan iming iming harga murah ? atau kita harus kembali ke pada istilah lama “ada harga ada rupa” ya nggak?

27
Nov

MACET !!!

my-monster-my-live.jpg 

Macet…Macet…Macet…

Jakarta kota macet, bagi seseorang yang baru saja kembali ke jakarta setelah 3 bulan meninggalkan jakarta untuk bermain dan kongkow2 menuntut ilmu di Melbourne perubahan tingkat kemacetan di Jakarta sangat terasa perbedaanya, bahkan di banding jamanya pilkada agustus lalu. Ok, mungkin ini ini karena pembangunan Bus-way dan di saat yang bersamaan dilakukan penggalian di tepi kiri kanan jalan untuk mengantisipasi banjir. Tetapi sebenarnya ada beberapa pihak selain menusia yang juga terkena imbas dan tidak kalah menderitanya dikala terjebak kemacetan yaitu kendaraan kita yang satu ini : Motor

Monsterku pindah shift …

Oh, ya mohon maaf bila postingan kali ini berbau curhat pribadi cuman ibarat gunung kelud rasanya kepingin bangen di muntahkan, sekali lagi maap ye :-D Niatnya begitu sampai di Jakarta, tekad bulat bahwa selama dua bulan total di jakarta hanya naik Monster, no car at all! tetapi apa yang terjadi justru sebaliknya. Kemacetan gila gilaan merebak dimana mana. Jangankan pakai mobil, buat motor bebek maupun skutik untuk menyelinap pun sudah sulit apalagi motor berukuran lumayan besar seperti Duc Monsterku ini :( .Pernah memaksakan diri siang bolong riding dari Kemang ke senayan city pake Monster wuih … butuh waktu 1 jam 20 menit padahal maksimal cuma makan waktu sekitar 20-30 menit. Paha pun rasanya seperti di panggang dan badan basah kuyup oleh kringat. Mengingat standar Monster 600 cuma memakai angin sebagai pendingin, (bisa pake oil cooler sebagai tambahan) rasanya tidak tega untuk menyiksanya setiap hari. Akhirnya keputusan memindahkan jatah “shift” Monsterku dari dinas siang ke malam hari pun dilakukan. Itupun cuma sebatas muter2 di daerah Kemang dan Pondok Indah dimalam hari. Kalaupun di siang hari itu hanya bisa dilakukan di hari sabtu dan minggu pagi saat riding bareng DDOCI :(

Skutik Solusinya

Kebetulan di rumah ada skutik Vario, biasanya cuma dipakai untuk belanja atau keperluan rumah tangga namun kali ini tugasnya berbeda - sebagai alat transportasi utama :) . Dibanding bebek sekalipun ternyata skutik memang paling manjur untuk  menghadapi macet. Disamping tinggal mengandalkan bukaan gas, skutik juga dilengkapi rem tangan saat berhenti di lampu merah. Belum lagi minimnya getaran yang dibuat oleh skutik baik Mio,Vario atau Spin saat berhenti membuat paha dan perut kita menjadi lebih nyaman. Keunggulan lain adalah penempatan mesin yang berada di bagian bawah motor, ini juga sangat terasa manfaatnya karena panas mesin tidak mengenai paha namu terbuang ke arah bawah dan belakang motor. Meski waktu tempuh relatif sama tetapi kenyamanan saat menghadapi kemacetan relatif meningkat terutama saat terjebak mecet. Menurut pengamatan sepertinya bila keadaan jakarta seperti ini maka seharunya pangsa  pasar skutik akan meningkat secara signifikan bahkan dibanding bebek sekalipun. Bravo Skutik !!! 

25
Nov

Ini Motor Sport Paling Sempurna Bung !!!

yzr1.jpg

… untuk orang Indonesia sih :-D Sport 125cc, adalah motor sport paling cocok bagi orang indonesia. Karena disamping memiliki penampilan yang keren ukuran serta bobotnya benar benar pas buat ukuran dan jalanan di indonesia. Umumnya light Sportbike memiliki kapasitas mesin antara 125cc hinga 150cc. Dikelas ini mesin dua tak boleh jadi masih menjadi pilihan utama karena dari segi performa yang bisa ditelurkan umumnya emisi gas buang motor dua tak berkapasitas dibawah 150cc masih lolos uji emisis euro II & III.

Pilihanya banyak, kualitas ok, harga masuk Akal

Minimal pilihan motor sport ringan ada 5 jenis. Dari dataran jepang diwakili oleh Honda CBR 125, Kawasaki ZX 150 RR dan Yamaha YZ 125R. Sedangkan dataran eropa diwakili Aprilia Rs125 dan veteran Cagiva Mito. Berhubung kesemuanya merupakan produk asli pabrikan pusat (negara jepang dan italy) kecuali ZX 150 RR kualitas dan performa mereka dijamin pancen oye dan bebas cost down.

YZF 125R - Paling Gress

Sulit membedakan  antara YZF 125R dengan Yamaha R6. Karena tidak hanya desainya saja yang bak pinang dibelah dua, mulai dari posisi mengendara hingga bentuk knalpot juga persis seperti kakaknya yang berkapasitas 600cc. Mesin 4 tak, menggunakan sistem injeksi, bisa  menghasilkan tenaga sebesar 16 hp pada 9000 rpm. Merupakan pilihan alternatif dari Aprilia  125R, yang tidak kalah gressnya. Keterangan lebih lengkap ada di postingan dan klil di sini!

Performa - Pilih Cagiva Mito

Jika mementingkan performa, pilihan jatuh pada Cagiva Mito. Meski tergolong uzur karena telah diproduksi sejak tahun 1996 dan meniru Ducati 916 urusan performa Mito masih yang terbaik. Motor yang pernah dipakai Valentino Rossi di musim balap 1996 ini mampu menelurkan tenaga sebesar 37 hp. Kecepatan maksimum dengan melepas limiter adalah 205 km/jam. Tidak heran rem depan brembo berukuran 320mm dan belakang 220 menjadi piranti keselamatan standar. Cagiva Mito pun cukup populer dikalangan bikers tanah air baik sebagai motor harian ataupun batu loncatan sebelum beralih ke motor superbike. Sebagai catatan, Racing Kit Cagiva Mito tidak sulit untuk didapatkan lho! Penasaran? Bisa ke sini!

Honda CBR 125 R Sportbike -  Harian

Ini bukan CBR 150 yang sudah banyak beredar di pasaran lokal. Ini adalah CBR 125 dengan mesin DOHC. Deskripsinya sama persis denganCBR 150 yang sudah lama beredardi tanah air. Hanya saja penampilan frontal CBR 125 R ini total mirip dengan Honda CBR 1000 Fireblade. Dengan tenaga mesin secukupnya dan ukuran paling ramping motor ini betul betul sempurna untuk dijadikan motor harian dengan nuansa Sport. Lebih lanjut silahkan ke sini

Kawasaki ZX 150 RR - Paling Kompromi

Memilih motor sport untuk dipakai harian dan memiliki kemampuan mumpuni untuk dipakai pada kecepatan tinggi ? Kawasaki ZX 150 RR lah pilihanya. Karena dibanding rival rivalnya motor ini didukung penuh oleh ATPM kawasaki (tanpa bermaksud meremehkan ATPM Cagiva lho) Riding position terbilang wajar dan dengan mesin yang mampu menelurkan tenaga sebesar 30 hp, mesin dua tak buatan kawasaki ini pun terbilang bandel untuk dipakai dikemacetan. Jangan heran Flagship Kawasaki Indonesia ini mampu berkibar di tengah kepungan motor bermesin 4 tak.

Aprilia 125R - Rajanya Raja

Wah, ada Jorge Lorenzo di gatot subroto! Mungkin itu yang ada dipikiran orang yang melihat Aprilia RS 125 edisi 2006. Dengan livery “Spanish No1″ persis seperti yang terpampang di motor Jorge Lorenzo Aprilia 125 menjadi sebuah momok tersendiri. Desain yang mencontek habis kakaknya yang berkapasitas 1000 cc RSV Mille, penampilan Aprilia sulit dibedakan dengan kakaknya yang bermain di kelas superbike. Tenaga 35 hp siap mengantarkan pengendaranya pada kecepatan 200 km/jam . Mau lebih detail klik di sini

Pada Akhirnya …

Memilih salah satu dari motor tersebut sebenarnya  tidak sulit, karena dari segi ekonomis harga motor sports ini relatif tidak terpaut jauh, antara 32 hingga 50 juta rupiah dengan biaya oprasionalnya yang relatif sama. Tinggal bagai mana selera dan kebutuhan bikers tersebut. So silahkan pilih, karena ini memang yang terbaik dikelasnya kok!

25
Nov

Gedubrak ! Maka Hancurlah Ducati 1098 itu …

crasher.jpg 

Latihan Penuh Accident di Sentul

Sirkuit Sentul, Hari sabtu tanggal 23 November, tercatat merupakan salah satu hari dimana banyak sekali memakan korban, dalam hal ini motor  bukan pembalapnya. Disinyalir banyaknya kecelakaan pada hari Sabtu tersebut karena terlalu banyak bikers yang berlatih di sirkuit sentul. Namun menurut pengamatan bro Agustus Nugroho selaku dedengkot Pt Super Motto Indonesia - Distributor Ducati, beliau menganalisis secara ilmiah bahwa banyaknya kecelakan terjadi karena banyaknya aura ghaib negatif pada hari sabtu 23 november tersebut sangat kuat sehingga memakan korban, untungnya cuma motor. Entah teori ini bisa diterima oleh Dorna atau tidak wallahuallam deh :mrgreen:

Apa saja Yang Menjadi Tumbal ?

Indobikers mencatat sebanyak enam motor telah menjadi korban, Diantaranya 1 buah Suzuki GSXR 1000 tahun 2005, 2 Buah Honda CBR 600 R tahun 2007 , ini sungguh miris karena motor tersebut baru berumur beberapa minggu. Sisanya adalah Monster S2R 1000 dan Ducati Superbike 749 tahun 2004. Namun keduanya hanya mengalami kerusakan minor. Dari sekian banyak kecelakaan yang terjadi, yang paling menarik adalah peristiwa tabrakan antara Ducati Monster S2R 1000, dengan Ducati Superbike 1098S yang baru saja tiba di tanah air. Untuk peristiwa lebih jelas bisa langsung ke sini. Tetapi meski kecelakaan tersebut terjadi di tikungan dan pada kecepatan lebih dari 130 km/j patut di syukuri kedua pengendara motor tersebut selamat tanpa luka gores sedikit pun. Ini merupakan bukti nyata bahwa peranti keamanan mulai dari Baju balap, Helm, Protektor punggung, lutut dan protektor tubuh bagian atas mampu meredam benturan sehingga meski motornya hancur namun ridernya selamat. Disini merupakan sebuah pelajaran berharga bagi setiap rider akan pentingnya peralatan keselamatan buat bikers, baik di sirkuit ataupun di jalan raya.

 

23
Nov

Tanda Tandak Kehancuran Yamaha dan Rossi ?

13741.jpg

Ramai dibicarakan bahwa kini tim Yamaha Factory akan menggunakan dua paddock setiap serinya untuk mengakomodir sistem satu tim dua ban mengingat kengototan Rossi untuk menggunakan ban Bridgestone sedangkan rekan setim Jorge Lorenzo tetap menggunakan ban Michellin.

Keadaan ini diperparah dengan tidak kunjung membaiknya performa YZR M1. Secara teknologi, performa dan durabilitas jangankan bersaing dengan Ducati Desmosedici GP8 ataupun Honda RCV 212. Untuk menghadapi Suzuki GSV-R saja Yamaha akan menghadapi kesulitan. Bahkan jika keadaan terus begini bukan tidak mungkin di musim 2009 Valentino Rossi benar benar memutuskan untuk hengkang ke Ducati dan disaat yang sama prestasi Yamaha akan terus melorot hingga akhrinya hanya menjadi tim medioker seperti Kawasaki, yang merasa puas hanya dengan menempatkan pembalapnya di podium. Keadaan yang amat bertolak belakang bila dibandingkan prestasi penjualan Yamaha di indonesia.

 

21
Nov

ATPM Tersukses 2007 = Yamaha Indonesia

doni.jpg

Peningkatan Grafik Penjualan YMKI 

Yamaha Motor Kencana Indonesia atau disingkat YMKI mungkin belum banyak di kenal masyarat seperti layaknya nama Astra sebagai sebua ATPM di bidang otomotif roda dua. Meski secara kuantitas jumlah penjualan motor Yamaha masih berada jauh dibawah honda tetapi bila dihitung dalam 3 tahun kebelakang mulai dari tahun 2005 penjualan Yamaha mencapai jumlah sebesar 1.2 juta unit (Honda 2.6 juta) dengan total volume penjualan sebesar 5 juta unit. Pada tahun 2006 dimana total penjualan motor  turun menjadi 4.4 juta unit, Yamaha justru meningkat menjadi 1.4 juta unit. Disaat yang sama Honda justru mengalami penurunan menjadi 2.4 juta unit. Tahun ini total penjualan Honda juga diprediksi mengalami penurunan, karena dalam kurun waktu 10 bulan total penjualan honda adalah 1.7 juta unit. Dengan rata2 penjualan 170.000 unit per bulan maka kemungkinan honda hanya mendapat sekitar 2.2 juta unit. Disaat yang sama Yamaha sejauh ini berhasil menjual 1.5 juta unit. dengan asumsi penjualan sebesar 150.000 unit per bulan maka tahun ini total penjualan Yamaha bisa menembus angka 1.9 unit. Bila grafik peningkatan tersebut tidak berubah besar kemungkinan pada tahun 2010 penjualan Yamaha berada di atas Honda.

Kunci Sukses Yamaha

Bisa dibilang, kesuksesan yamaha adalah karena faktor inovasi dan penerapan teknologi yang tergolong baru bagi motor motor yang dijual di pasaran lokal namun dengan harga yang terjangkau. Seperti penjualan skutik Mio maupun bebek varian dasar namun dengan fitur motor kelas medium (Vega-R). Belum lagi kebijakan yamaha yang cenderung memulai penjualan di level kosong - alisa minim pesaing yang berarti seperti kelas skutik maupun sport crusier - hi performance seperti pada V-ixion. Faktor non teknis dari kesuksesan YMKI adalah kebijakan Yamaha jepang - juga indonesia dalam berpartisipasi di ajang motor sport. Bila Yamaha jepang menggunakan Rossi sebagai icon YMKI menggunakan Doni Tata sebgai ikon keseriusan Yamaha dalam mengembangkan motor berperforma tinggi. Dua resep mujarab yang nampaknya masih belum mau ditiru oleh AHM sebagai juara bertahan … hmm

  

18
Nov

Satria FU 150 = Simulator Superbike

satria_3.jpg

Mau tau bagaimana caranya anggota DDOCI berlatih di sirkuit sentul dalam rangka menghadapi kejurnas superbike nasional dan Ducati one make race? Berlatih menggunakan Suzuki Satria 150 FU di sirkuit Gokart Sentul. Kenapa memilih Suzuki Satria 150 FU sebagai sarana latihan ? Sebenarnya alasanya cukup tiga saja.

Satria 150 FU = Performa tinggi harga terjangkau 

Seperti yang telah banyak dibicarakan orang terutama dikalangan bikers di tanah air mengenai keunggulan Suzuki Satria 150 FU dibanding merk lain. Penggunaan Satria 150 FU sebagai Superbike Simulator semakin mengokohkan bahwa Satria FU memang memiliki keunggulan mutlak dibanding motor motor yang beredar di pasaran tanah air. Secara rinci inilah tiga alasan mengapa justru Satria FU yang dipilih bukan Ninja RR (unggul performa) ataupun Bajaj yang memiliki ukuran cukup besar. 

Faktor Harga

Sebenarnya bisa saja berlatih menggunakan Ducati Superbike 999 ataupun 1098. Tetapi mengingat harga motor tersebut yang begitu tinggi plus perasaan nggak tega melihat motor langka tersebut dipakai jumpalitan di sirkuit maka dipilih lah motor dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki performa seperti superbike.  

Performa FU Begitu Garang

Dengan bobot yang begitu ringan, tenaga besar plus sedikit pengurangan bobot membuat performa FU menjadi semakin garang. Satria FU pun dengan dukungan teknologi sasis deltabox dan suspensi monoshocknya pun memiliki handling ditikungan layaknya motor Superbike.  Ibarat sekali tepuk dua nyawa FU mampu mensimulasi dua faktor terpenting dalam dunia sport kelas superbike, akselerasi dan kesetabilan di dalam hal menikung.

Gampang di Up grade 

Pengurangan bobot, penggantian knalpot free flow, ban racing plus oprek mesin dengan syarat memiliki biaya terjangkau menjadi makanan sehari hari bagi motor yang berhabitat di sirkuit. Motor yang mampu memikul beban berat  tersebut dengan mudah adalah Satria 150 FU. Karena pada dasarnya platform dan rancang bangun Satria FU adalah untuk keperluan sport jadi jangan heran kenapa banyak pembalap superbike dan supersport nasional yang menggunakan FU dikala berlatih untuk mensimulasikan motor superbike.

Secara Objektif : FU yang terbaik

So, kurang apalagi? Sepertinya pengakuan akan keunggulan performa Satria FU sebagai platform motor balap maupun sebagai motor harian telah terbukti. Apalagi banyak sekali pihak profesional dan bikers mengakui akan keunggulan Satria FU. Tidak seperti motor lainya, yang hanya mendapat pujian dari penggunanya, Satria FU mungkin hanya satu satunya motor yang mendapat pengakuan yang datang tidak hanya dari penggunanya tetapi justru datang dari pihak yang tidak menggunakan FU sebagai tungganganya (tidak hanya Ducati riders, ternyata bikers superbike Honda, Yamaha dan Kawasaki ternyata juga menggunakan FU sebagai simulator) jadi memang, dari segi objektifitas FU memang yang terbaik! :-D 

17
Nov

Ducati 996 “Stoner Edition”

bonna.jpg 

Ducati Superbike 996 adalah salah satu generasi terakhir dari dinasti Superbike 916. Untuk di indonesia bisa dikatakan keberadaanya bisa dihitung dengan sebelah tangan. Salah orang yang beruntung adalah bro Bona. Salah seorang blogers WordPress yang juga pengurus DDOCI.

Untuk urusan jeroan motor Superbike 996 standarnya menggunakan mesin 2 silinder berpendingin air berkapasitas 996cc. Mampu menghasilkan tenaga sebesar 112hp pada 8.500 rpm. coba bandingkan dengan Monster M600 i.e saya yang cuma mampu kentut sebesar 68 hp. Sekali ngegas, wes hewes-hewes bablas! :mrgreen:

Stoner Edition

Ciri khas dari motor ini adalah warna dan liverinya. Standarnya Superbike 996 memiliki warna merah-putih dengan sasis berwarna kuning. Tetapi 996 ini telah berubah warna menjadi merah dan putih serta sasis berwarna merah. Secara langsung meniru siluet dari Desmosedici RR.

Yang paling menarik adalah motor ini memiliki tanda tangan langsung dari Casey Stoner (ditanda tangani di bagian seat cowl) . Didapat kala rombongan DDOCI menyaksikan Gp Malaysia pada bulan oktober kemarin. Ini juga yang bikin saya tambah nyesek-karena nggak ikut ke sepang … Sumpah sirik … sirik … :-( 

14
Nov

Pilih Mana, Monoshock atau Twin Shock ?

otokirtwinshok.gif

Sudah banyak terjadi perdebatan mana yang lebih baik, antara suspensi Monoshock atau Suspensi Twinshock. Tetapi kalau lebih diperdalam ada beberapa kriteria yang dapat menjadikan sebuah teknologi suspensi tersebut lebih baik dari yang lain. Kriteria tersebut antaralain dari segi fungsional, estetika atau penampilan dan performa.

Suspensi Twin Shock

Sesuai namanya suspensi belakang ini jumlahnya sepasang yang masing-masing melekat di sebelah kanan-kiri lengan ayun. Struktur utamanya terdiri dari spring (per), damper, tabung, dan adjuster untuk menyetel kekerasan dan keempukan per. Mekanisme pergerakan suspensi memakai model hidrolik yang berbasis cairan oli. Di pasaran ada tiga jenis peredam belakang yang diperjualbelikan. Pertama adalah buatan original equipment manufacturer (OEM) yang merupakan tipe standar keluaran pabrikan sepeda motor. Jenis kedua disebut sebagai model heavy duty yang dirancang mirip buatan OEM, namun sanggup menahan beban berat. Tipe ketiga adalah khusus untuk sepeda motor sport atau racing, yaitu peredam kejut yang dirancang khusus untuk kompetisi atau arena balap.

Ketiga jenis peredam kejut tersebut memiliki karakter redaman oli dan sistem kerja yang berbeda. Umumnya peredam kejut sepeda motor standar didesain hanya untuk kenyamanan dan pemakaian sehari-hari. Suspensi ini tidak dirancang untuk kegiatan balap dan membawa beban berat. Itu sebabnya jarak ulir per dibikin renggang agar empuk. Sistem kerja ini biasa disebut sebagai single action atau satu kali gaya tarik ketika ditekan, sehingga tubuh pengendara tidak menjadi cepat lelah.

Namun karena mengejar kenyamanan, peredam kejut standar tidak cocok untuk mengangkut beban berat. Masalah utama yang sering terjadi adalah sil sok gampang bocor sehingga kinerja suspensi tidak prima lagi. Dalam buku manual sepeda motor tertulis berapa beban maksimal yang bisa ditanggung oleh suspensi standar.

Khusus untuk mengangkut beban berat, bisa memakai model suspensi heavy duty keluaran perusahaan independen. Desainnya tidak berbeda jauh dengan produk buatan OEM. Ciri utama dari suspensi jenis ini adalah per dibuat lebih besar dengan jarak ulir yang semakin rapat. Dimensi damper dan as sama, tetapi rancangan katup oli dalam tabung berbeda. Hasilnya adalah daya lenturnya lebih kuat sehingga bisa membawa beban berat. Tentunya, karena mementingkan kemampuan untuk mengangkut beban, faktor kenyamanan pun jadi berkurang. Terutama saat sepeda motor dipakai sendiri akan terasa lebih keras. Setiap peredam kejut ini didesain mampu membawa beban berat hingga 250 kg.

Suspensi tipe balap memiliki rancangan yang mengejar stabilitas tinggi saat berada di tikungan. Diameter per dibuat besar, namun tetap soft. Semua peredam kejut untuk balap memakai desain katup oli yang khusus dengan menerapkan mekanisme kerja double action. Tujuannya agar saat menikung, gaya pantul suspensi bisa redam dan tidak menimbulkan goncangan berlebih.

otokirmonoshock.gif

Suspensi Monoshock

Selain model twin shock, beberapa model sepeda motor di Indonesia menggunakan teknologi suspensi monoshock. Umumnya model ini dipakai pada sepeda motor model sport. Ciri utamanya adalah satu peredam kejut yang dipasang di rangka tengah, bagian depan dari lengan ayun. Keunggulannya dibandingkan model konvensional adalah lebih lembut, stabil, dan nyaman untuk manuver. Namun demikian memiliki keterbatasan dalam daya angkutnya.

Suspensi monoshock tidak cocok untuk mengangkut beban berat. Itu sebabnya lebih banyak dipasang pada sepeda motor bebek yang bergaya sport dengan kapasitas mesin besar.Sama seperti komponen sepeda motor umumnya, suspensi pun memiliki masa pakai. Pabrikan merekomendasikan masa pergantian suspensi pada angka 20.000 km. Alasannya, pelumas di dalam tabung memiliki umur masa pakai. Jika oli sudah encer, kerja as tidak optimal lagi. Yang terpenting dari perawatan suspensi adalah jangan mengangkut beban berlebihan, sehingga usia pakainya bisa lebih panjang. (ovi)***

Fungsional  

Dari segi fungsional justru banyak pakar otomotif mengatakan bahwa supensi monoshock apabila digunakan sesuai petunjuk dan dalam kondisi optimal justru lebih lembut dibanding suspensi twin shock. Namun kekurangan suspensi Monoshock dibanding twin shock adalah keterbatasan daya angkut dan biaya teknologi tersebut. Karena dalam mengaplikasikanya dibutuhkan struktur sasis yang lebih kuat serta ukuran swing arm yang lebih besar dibanding suspensi twin Shock jadi disimpulkan suspensi twin shock sedikit lebih efisien dibanding suspensi monoshock.  

Estetika Penampilan

Terus terang, dari segi penampilan bisa dibilang mutlak keunggulan berada di tangan suspensi monoshock. Hali ini terbukti dari banyaknya para pemilik motor yang menggunakan teknologi twin shock memodifikasi motornya menjadi monoshock. Sedangkan bisa dibilang tidak ada seorang biker yang ingin merubah tungganganya dari monoshock menjadi twin shock. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi dunia motor sport yang kesemuanya menggunakan suspensi monoshock.

Performa

Contoh paling mudah adalah kita kembali lagi pada dunia motor sport, baik dari balapan sirkuit, motor cross hingga reli Dakar semua motor telah menggunakan sistem monoshock ataupun untrak sebagai suspensi itu karena … 

Monoshock itu membantu di kestabilan saat di tikungan. Kenapa? Karena distribusi beban motor dan pengendara akan tertumpu hanya pada satu bagian, yakni tengah lengan ayun. Bandingin deh sama stereo, udah pasti dong saat menikung, beban yang ditumpu kedua shock berbeda. Hitung sentrifugal untuk kedua shock berdasarkan radius dari pusat tikungan, hitung perbedaan “kemembalan” kedua shock, hitung,… (komentar pilihan -Troy)

Kesimpulanya

Tidak ada keunggulan lain suspensi twin shock selain kemampuannya mengangkut beban berat dan efisiensi ongkos produksi Tetapi bila ada pilihan aplikasi suspensi monoshok dengan harga yang sama dengan suspensi twin shock maka value for money pun beralih kepada suspensi monoshock. Sedangkan teknologi monoshock memiliki dua keunggulan mutlak terhadap teknologi twin shock, yaitu dari segi penampilan dan performa. Tetapi dibalik semuanya teknologi tersebut tidak akan bekerja maksimum tanpa ditunjang teknologi sasis dan suspensi depan yang mumpuni.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/072006/07/otokir/utama01.htm

12
Nov

Bajaj 200 DTS-i Hmm …

pulsar.jpg

Tahun 2008 tinggal 1 setengah bulan lagi. Sepertinya tinggal menunggu waktu bagi produsen motor untuk merilis produk barunya. Tidak terkecuali Bajaj, yang nampaknya sedang nge-gas pol untuk mendapatkan market share lebih besar. Untuk itu bukan tidak mungkin Bajaj Auto Indonesia akan merilis Pulsar berkapasitas 200cc. Untuk mematikan persaingan dengan Honda Tiger Revo.

Bajaj Pulsar 200 DTS-i

Perbedaan yang mencolok dengan adiknya adalah kapasitas mesin yang kini meningkat menjadi 200cc dan diameter rem cakram depan yang kini menjadi 260mm. Untuk performa Pulsar 200 DTSi ini mampu menelurkan tenaga sebesar 18hp - kurang lebih 1,5 hp lebih besar dibanding Pulsar 180 dan 1,3 hp lebih besar dibanding Tiger Revo. Bobotnya pun ikut naik, kini bobot Pulsar 200 adalah 145kg. Secara singkat baik dari segi teknis dan performa Pulsar 200 DTS-i berada di atas Honda Tiger Revo. Sehingga toh percuma bila membandingkan keduanya.

Kuncinya di harga dan bersiap melawan V-Ixion 

Namun bagaimanapun juga brand Image Bajaj masih jauh berada dibawah pabrikan jepang. Sehingga seandainya jadi dipasarkan tahun depan Pulsar 200 DTS-i harus dan kudu bermain di kisaran 17-18 juta rupiah. Karena jika sudah memasuki wilayah 19-20 jutaan maka Pulsar 200 DTS-i harus berhadapan dengan Yamaha V-Ixion yang secara teknis dan brand image berada jauh di atas Pulsar 200 DTS-i. Maka kini tinggal tergantung Bajaj sendiri bagai mana mementukan harga jual Pulsar 200 DTS-i, akankah ketika si  serigala berhasil keluar mulut harimau kembali ke masuk ke mulut buaya (V-Ixion) ? Kita tunggu !!!  

 

10
Nov

2009 Rossi ke Ducati ?

13741.jpg 

-by 1ndra - 

Mantan juara dunia MotoGP, Valentino Rossi, Jumat (9/11) waktu setemppat, mengatakan, ia berminat balapan untuk Ducati pada 2009 bila kendaraan Yamahanya tidak lebih baik di musim mendatang.Casey Stoner, pembalap Ducati, meraih gelar juara dunia musim ini, sementara Rossi menempati posisi ketiga, posisi yang ditempati untuk pertama kalinya di luar dua besar pada kategori apapun sejak musim pertamanya tahun 1996.

Pembalap asal Italia tersebut akan tetap di tim Yamaha musim mendatang, tetapi telah memberi peringatan kepada tim tersebut.“Bila lebih baik, saya dapat menunggu setahun lagi. Bila tidak, tidak ada lagi yang harus diperbuat,” kata Rossi kepada http://www.gazzetta.it.“Saya mempunyai hubungan baik dengan keduanya (Ducati dan Honda), yang pasti saya lebih memilih Ducati, karena kendaraan itu buatan Italia,” katanya.

Banyak Negativnya Lho !!!

Sebenarnya jika Rossi benar benar pindah ke Ducati, disaat yang sama perofma Ducati Desmosedici Gp9 (2009) tetap seperti sekarang dan Casey Stoner juga masih di Ducati berarti akan ada dua juara dunia di satu tim. Akibatnya sangat besar kemungkinan terjadinya dominasi satu tim seperti yang terjadi pada musim 1997 ketika semua podium direbut oleh pembalap Repsol. Sungguh membuat MotoGp menjadi tidak menarik buat penonton. Disamping itu dua juara dunia di satu tim dapat dikuatikan terjadi perang saudara yang berimbas pada kerugian tim itu sendiri (ingat McLaren pada tahun ini) …

08
Nov

www.INDOBIKERS.net - Melangkah Kedepan !!

ss-iklan2.jpg

Hampir sama dengan Kafemotor, ternyata INDOBIKERS juga memiliki kendala yang serupa. Mulai dari keterbatasan memory yang disediakan wordpress hingga berbagai macam peraturan yang ada (lumayan ketat) sehingga membatasi ruang lingkup dan kebebasan dalam memberikan informasi. INDOBIKERS.NET menggunakan style dan paten yang sama dengan Indobikers.wordpress.com. Bedanya INDOBIKERS.NET akan memiliki fitur yang selama ini tidak dimiliki pada Indobikers.wordpress. seperti web chat dan pemasangan media iklan.   

Saat ini INDOBIKERS.NET sudah dapat di akses secara langsung melalui www.indobikers.net tetapi isi artikel di dalamnya masih di re-direct ke Indobikers.wordpress. Karena peroses pemindahan data dan pembuatan website masih memakan waktu sekitar 10-14 hari kedepan. Sekiranya tidak ada aral melintang INDOBIKERS.NET akan beroprasi secara penuh pada bulan Desember mendatang.  

 




Jarak Tempuh

  • 1,252,938 Km

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community