23
Sep
07

Stoner Juara Dunia, Ducati Berjaya!

Motegi Jepang yang merupakan kandang dari Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha namun menjadi ladang panen kemenangan buat pabrikan asal italy yang tidak lain adalah Ducati. Sejak tahun 2005 podium pertama tidak pernah beralih dari pembalap “gaek” Loris Cappirosi dan untuk yang ketiga kalinya tahun ini podium pertama tetap menjadi miliknya. Namun bedanya kemenanganya terasa lebih spesial karena di saat yang sama rekan setimnya menjadi Juara dunia mengalahkan Valentino Rossi yang terus menerus diterpa masalah sepanjang musim.

 

Catatan Balapan

Hal menarik lainya adalah tampilnya Randy de Puniet di podium sebagai juara ke dua yang artinya tradisi menjadi runner up di sebuah seri tiap musimnya tetap terjaga. Jatuhnya Dani Pedrosa menjadi catatan tersendiri. Terutama bagi Pedrosa yang digadang gadang sebagai pesaing Rossi paling kuat ternyata masih belum mampu berbuat banyak terutama di dalam hal mempertahankan konsistensinya di dalam balapan. Buat sang juara dunia baru Casey Stoner sesuai dengan yang telah diprediksi sebelumnya bahwa ia akan bermain “aman” memang terbukti terutama setelah mengetahui Valentino Rossi berada di posisi ke tiga belas.

Stoner Memang Hebat

Banyak yang menganggap Stoner menjadi juara dunia hanya karena faktor Ducati dan ban Bridgestone namun bukan berarti Stoner merupakan pembalap kelas dua. Karena jika memang Stoner pembalap kelas dua tidak mungkin dia mampu tampil konsisten sepanjang musim. Terlebih kemenangan bukan hal baru bagi Ducati, terbukti sejak keikut sertaanya beberapa tahun silam Ducati mampu meraih kemenangan bahkan oleh pembalap pengganti sekalipun (Troy Bayliss). Hanya saja kini Ducati tidak saja memiliki mesin hebat namun kini Ducati memiliki pembalap hebat yang mampu menjinakkan mesin Desmosedici yang terkenal liar.

Valentino Rossi … nasibmu…

Kalau mau di bilang siapakah pembalap dengan skill terhebat namun memiliki nasib paling sial? Jawabnya tidak lain adalah Valentino Rossi. Beberapa kali kita melihat aksi heroik dari juara dunia tujuh kali ini menjadi buyar akibat buruknya performa YZR M1 dan ban Michellin. Hal serupa juga dialami rekan setim Collin Edwards namun sayangnya karena skill yang iya miliki masih jauh dibawah Rossi ia tidak mampu berbuat banyak musim ini.

Selamat untuk Casey Stoner sebagai Juara dunia Moto Gp 2007. :-D

Nantikan liputan langsung INDOBIKERS langsung dari Philip Island Melbourne Australia 12-14 Oktober 2007.

 


48 Tanggapan ke “Stoner Juara Dunia, Ducati Berjaya!”


  1. 1 *1 Stoner
    September 23, 2007 pukul 4:51 pm

    Yeahh…. #1
    (Rossi FU** OFF)!!! :P

  2. 3 *3 Pedrosa
    September 23, 2007 pukul 4:53 pm

    -_- ‘HRC payah!!!

  3. 4 adam
    September 23, 2007 pukul 6:44 pm

    akhirnya 5 besar,mayan

  4. September 23, 2007 pukul 6:59 pm

    Nantikan liputan langsung INDOBIKERS langsung dari Philip Island Melbourne Australia 12-14 Oktober 2007.

    Wah asyik juga nih menonton secara live.

  5. 6 Ucups
    September 23, 2007 pukul 7:28 pm

    Yaahh.. sedih banget tadi nonton jagoan gw keok :( (
    Tapi salut buat stoner dah ;p

    No 6 masih dapet point kan :) ))

  6. September 23, 2007 pukul 9:01 pm

    @ 5 Emanuel Setio Dewo

    Harga tiket cuma $50 plus nonton ber 5bareng temen yang punya mobil jadi akomodasi gratis ! :-P

  7. September 23, 2007 pukul 9:15 pm

    Liputan langsung itu maksudnya pakai streaming? Atau laporan pandangan mata?

  8. September 23, 2007 pukul 9:22 pm

    @ Kang kombor

    niatnya bikin kejutan, tetapi terpaksa dibuka.

    bersama kawan2 kita coba liput langsung update terus terusan mulai dari sesi latihan, kualifikasi, Balap

    ++mungkin straming lalu di update melalui you tube++

    Kemungkinan ada beberapa kendala :

    1. Butuh izin khusus dari panitia
    2. Takutnya keburu di Claim oleh Dorna
    3. Ini sebagai test case, soalnya rencananya kalau berhasil dilakukan hal serupa pada ajang F1 di albert park
    4. Dananya terbatas dan lokasinya cukup jauh sehingga proses edit menjadi lebih rumit.

    Mohon doanya … kalo gagal ya laporan pandangan mata

  9. September 23, 2007 pukul 10:02 pm

    Bro Ahmat,

    Mohon doanya … kalo gagal ya laporan pandangan mata

    Semoga berhasil, Bro.

    Salam.

  10. 11 yponk
    September 23, 2007 pukul 10:22 pm

    Selamat utk stoner n publik australia.

    Kemenangan ini bukan semata performa desmosedichi, stoner emang bertalenta. Tp tak lepas jg dari performa si setan merah.

    Rossi. Kesialan terus menerpa. Mungkin sudah saatnya regenerasi pembalap baru. Akn tetapi kiprah 46 pst akn selalu ditunggu pemujanya, termasuk gw.

    Lihat tahun depan. Kl 46 keok lg gua mau ganti haluan ke rider baru. Bukan stoner, bukan pedrosa. Lebih condong ke pembalap belia macam lorenzo and dovi.

  11. 12 yana
    September 23, 2007 pukul 10:47 pm

    rossi kalah kali ini menurut gue bukan gara2 M1 . lihat dia sempat memimpin balapan.
    michelin yg bermasalah.

    “It’s a great pity for us how everything has turned out this weekend, because in the dry we were faster than Stoner and we could have had a good chance,” sighed Rossi, who last won the
    MotoGP
    title in 2005. “After I passed Melandri [for the lead] I came into the box to change and maybe this was one lap too late, but our strategy was more or less okay because I was able to come back into the race with only Loris in front of me.

    “We had an intermediate front tyre, a slick cut which is normal in these situations, but the bike was almost impossible for me to ride and turn and it felt like there was something seriously wrong,” he revealed. “I came back in but my mechanics could see there was nothing wrong so I went straight out again, and by then it was too late; the race was over for me and the championship was gone. After four or five laps the tyre began to work better and I was able to keep going to the end, but without this problem it would have been possible for me to be on the podium or even to fight for the win with Loris.”

  12. September 24, 2007 pukul 12:16 am

    @ Semua

    Itulah teladan rossi, apa yang terjadi pada motor atau ban nya dia tidak pernah menghina – menyalahkan sepenuhya.

    sebetulnya rossi belum terlalu tua. bahkan seorang Mick Doohan saja meraih gelar pertamanya pada usia 29 tahun dan terus menjadi juara hingga berusia 33 tahun. So? masih banyak yang bisa di perbuat rossi.

    Pindah ke tim Ducati untuk musim 2009 saat berusia 30 tahun bukan berarti terlambat, … bisa jadi dia membuat sensasi ke dua ?

  13. 14 abah
    September 24, 2007 pukul 12:41 am

    @13 INDOBIKERS

    “Pindah ke tim Ducati untuk musim 2009 saat berusia 30 tahun bukan berarti terlambat, … bisa jadi dia membuat sensasi ke dua ?”

    klo bisa jangan dah, g seru ntar moto gp nya.

  14. 15 _ray_
    September 24, 2007 pukul 4:24 am

    hmmm…rossi sebenarnya bisa menang race ini..
    nggak perlu ganti ban kayaknya dia tetap bisa bertahan..
    well..
    kita liat aja nanti siapa tau regulasi mono tyre akan segera di aplikasikan…maka problem rossi kayaknya bakal nggak ada lagi, krn semua pake ban satu merk..
    yah kan bro
    …………………….INDOBIKERS?

  15. 16 Honda Bebek
    September 24, 2007 pukul 6:55 am

    Rossi balik lagi ke HRC bakalan jadi juara dunia lagi .

    Rossi ke ducati ngak bakalan jadi juara, liat aja si loris yg prestasinya buruk.

    bisa jadi orang itali ngak boleh naek motor itali.

  16. 17 rdayt
    September 24, 2007 pukul 7:45 am

    kl gue emang dari awal kurang minat ama rossi
    Ntah kenapa gue lebih berharap pada pembalap yang dijagokan macam chris vermeullen dan Randy De Puniet. Gak perlu juara asalkan bisa membisa gebrakan yang membuat mereka jadi publik figur yang selalu dibicarakan dalam hal positif.

    Ayo maju vermeullen dan De puniet

  17. 18 6u2n
    September 24, 2007 pukul 8:26 am

    selamat buat Stoner yang membuat balapan jadi seru, sehingga Vale punya saingan, gue masih Vale Mania, kemarin vale masih menunjukan performa yang gemilang namun karena ada masakah teknis yah, legowo saja. sporif OK. peace.

  18. 19 Stoner
    September 24, 2007 pukul 8:46 am

    lho..lho..lho..
    *1 Stoner up there.. that wasn’t me guys…
    I don’t curse.., not out loud anyway..

  19. 20 abah
    September 24, 2007 pukul 9:27 am

    @16 Honda Bebek
    taon brp ni mas, kok masih pecaya ma takhyul.

    Rossi ke ducati bakalan jadi juara, liat aja si stoner yg prestasinya bagus.

  20. 21 alimahmudi
    September 24, 2007 pukul 10:09 am

    stoner bukan seorang pembalap GP yang hebat tapi dia hanya beruntung karna dia di DUCATI coba kalau dia tidak disana…….. justru si VALENTINO ROSI lah yang hebat,contohnya pada balapan minggu kemarin andai saja tidak ada ganguan pada teknesi motornya???????coba bayangin,,,,,,,,??1!!!!!!

  21. 23 japra
    September 24, 2007 pukul 11:30 am

    selamat buat si batu dari kuri-kuri…

  22. 24 BLACK GONTENG
    September 24, 2007 pukul 11:38 am

    KAYAKNYA ROSSI TINGGAL SEJARAH…..
    START PASTI SELALU HARUS JELEK…….
    ENGGAK BERANI FIGHT……….
    SELALU NYALAHIN BAN & MOTOR…….
    POSISI MEMIMPIN JAUH DAN TINGGAL BEBERAPA LAP KENAPA HARUS GANTI BAN/MOTOR…….??????

  23. 25 1ndra
    September 24, 2007 pukul 11:44 am

    21 :

    Begitupula dengan Rossi. Begitu pindah tim jadi keteteran, ya gak? :P
    Ingat bung, Stoner jauh lebih muda daripada Rossi, jalan kedepan masih lebar. Dia baru 2 tahun di MotoGP.
    Talenta dia cukup baik, klo ga dia bakalan keder ditempel trus menerus, ini salah satu yang menentukan mental juara, ga grogi didepan dan ditempel terus. Selain itu kontrol dia juga bagus, sering dia selip tapi koreksinya tepat. Lah klo Rossi? Nyalip aja kebablasan, padahal Yamaha katanya punya sasis paling bagus. Sering salah perhitungan.

    Coba klo dua2nya tandem di Ducati. Asoy deh perang antar pembalap satu tim :D

  24. September 24, 2007 pukul 11:53 am

    Tahun 2007,
    Skill terbaik tetap Rossi,
    Tim terbaik adalah Ducati + Brigstone + Stoner..

    Selamat buat Stoner..

  25. 27 Nah Lo
    September 24, 2007 pukul 12:19 pm

    gue salut sama toni elias yg maen pepet2an sama posisi ke empat, hehehe, pas udah mepet baru di libas, hehehe…. calon bintang juga nih orang….

  26. 28 andri
    September 24, 2007 pukul 12:23 pm

    selamat buat stoner!!!!!!………..udah bisa kalahin jagoan gue……tapi jangan berbangga hati dulu deh,,,,,,,,,,,,,,tar malu kaya juara dunia 2006 team honda yang kenyataannya di 2007tak bisa mempertahankan gelarnya…,,,,,,,,go rossi……….go yamaha……….,rebut kembali gelarmu di2008.

  27. 29 wedulgembez
    September 24, 2007 pukul 12:25 pm

    balapan kemaren seru tapi aneh….aneh …deh

  28. 30 Nah Lo
    September 24, 2007 pukul 12:26 pm

    rossi, ayo pindah dari yamaha !!!

  29. 31 andri
    September 24, 2007 pukul 1:00 pm

    memang betul dul???????/gue jadi gemes tau…..ame rossi sampe sampe temen, gue pukul gara2rossi kalah…die jagoin stoner…abisnye gue kalah buanyak………….////????????

  30. 32 andri
    September 24, 2007 pukul 1:03 pm

    gara2 rossi kalah melulu gue jadi kesel ame yamaha……..ape rossinye ya yg dah boncos22222…………….,,,,,,,,,,,,,,,

  31. September 24, 2007 pukul 1:17 pm

    Yap. Benar. Rossi masih produktif. Hanya saja motornya itu lho…..

  32. 34 BLACK GONTENG
    September 24, 2007 pukul 1:39 pm

    ROSSI GANTI PULSAR AJA…………………………….. HELICOPTER AJA KALAH KOK………….

  33. 35 japra
    September 24, 2007 pukul 3:30 pm

    ada yg tau gak victory t-shirt stoner kemaren kayak apa sih design-nya?

    ada yg punya link gambarnya?? bagi doongg….

  34. 36 hendra_ku
    September 24, 2007 pukul 5:13 pm

    @Ahmed INDOBIKER
    Smoga liputannya di Oz berhasil ya :)

    Salut deh buat Stoner
    (tp tetep dukung Rossi, hehehehe…)
    mungkin Rossi hrs pindah dari Yamaha ke Suzuki ato Kawak, ntar kan GPnya jd lbh seruuuuuu………..

  35. 37 yana
    September 25, 2007 pukul 1:00 am

    kalo rossi pindah lagi ke honda, mungkin bisa cedera kayak pedrosa :D

  36. 38 rossi
    September 25, 2007 pukul 8:32 am

    wah sampean2 pada ngomongin aku ya,,,,,sampe ada yg pindahlah,ganti mtor lah…..sebenarnye aku kalah bukan krn faktor itu semua ………………………krn stone masih saudara dari kakek buyut ku tau.

  37. 39 Vermeulen
    September 25, 2007 pukul 4:07 pm

    Gak papa khan Rosi masih ada waktu buat berbenah, kalo Juara melulu mana enak nonton motoGP, bosennnnn…..
    sekali2 kalah, taon depan harus menang….
    Yang jelas Jagoan gue kemaren memble, mesin amburadul…. Oh Suzuki… kenapa akhir musim malah memble…..

  38. 40 ojodumeh
    Oktober 2, 2007 pukul 3:38 pm

    Udah ngga jaman lagi YAMAHA + HONDA menang GP…. DUCATI is the best…..power machinenya luarrrrr biassshaaaaaa apalagi ditambah performa Stoner yang yahut……

  39. 41 vegaR
    Oktober 6, 2007 pukul 1:57 am

    @40
    setuju mas, sekarang emang jamannya DUCATI nomero uno
    Ga ada alasan bilang Stoner menang hanya karena motornya kenceng.
    Yang namanya balapan ya Motornya mesti kenceng….. kalo ga mending NGOJEK aja!!!
    self opinion:
    sebenarnya DUCATI , YAMAHA, SUZUKI dll punya kelebihan sendiri2. dan ini Bagi pembalap yang smart bisa dimanfaatin
    Contoh Rossi,
    M1 nya emang lemah ditrek lurus tapi sangat bagus ditikungan
    So rossi akan berusaha menempel sekuat mungkin ditrek lurus
    +Late braking untuk memangkas jarak
    Ditrek yang penuh tikungan dia gunakan keunggulan motor untuk menyalip lawan.
    Stoner pun cerdas MOTOR GUE Kenceng Puol ditrek lurus, disalipin semua deh disini…Stoner”Gue salip lu salah sendiri motorlu kaga kenceng” ditinggal sejauh mungkin lawanya disini
    untuk jaga jarak pas masuk area penuh tikungan biar ga disalip
    karena emang kelemahan DUCATI pada handling yang buruk ditikungan.
    HANDLING motor DUCATI memang menjadi faktor yang membuat pembalapnya kerepotan. di akui sendiri oleh Livio Suppo bahwa motor nya masih butuh pengembangan dalam hal kemudahan untuk dikendarai “motor ini memang pas dengan stoner , namun masih banyak komplain dari capirosi jadi masih perlu pengembangan untuk handling motor”.
    Terbukti capirex bisa tampil bagus, tapi hanya ditrek tertentu yang pas dengan karakter DUCATI
    Namun Stoner dengan konsistensinya memenagi sjumlah balapan membuktikan bahwa dia memiliki Skill yang tinggi untuk mengatasi kelemahan motornya.

    nb: maaf sumber uuntuk pernyataan suppo belum saya cantumkan soalnya lupa. pas mo cari sumbernya warnetnya dah mau tutup :(
    Gimana ada tanggapan ???

  40. 42 vegaR
    Oktober 6, 2007 pukul 3:38 am

    koreksi:
    “…..HANDLING motor DUCATI memang menjadi faktor yang membuat pembalapnya kerepotan. di akui sendiri oleh Livio Suppo…..” yang menyatakan bukan Livio Suppo tapi Filippo Preziosi direktur teknik ducati

    #berikut adalah teks aslinya:
    “… Target utama motor GP8, lanjut Preziosi, adalah menjadikannya lebih user friendly. Tahun ini, motor GP7 sebenarnya tidak punya masalah yang berarti. Namun, tidak semua pembalap bisa mengendarainya. Casey Stoner memang cocok, tapi Loris Capirossi masih sering komplain…”
    Sumber :
    http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=5457&ses=

  41. 43 yponk
    Oktober 6, 2007 pukul 1:27 pm

    Kl gw lbh bela rossi ketimbang yamaha. Skill sptnya blm ada yg bisa ngejabanin untuk sekarang. Stoner emang perkasa, bahkan sangat perkasa tahun ini. Akan tetapi hal ini sdh diperkirakan rossi kok. Awal tahun dia bilang kalau kombinasi desmosedichi dengan stoner merupakan monster yang menakutkan.

    Lihat aja awal 2006 ducati sdh nyiapin 20 mesin 800cc untuk masin2 sirkuit yang berbeda. Ketahuan banget kalo riset mereka jauh banget dibanding pabrikan lain.

    Kasusnya dulu mirip awal genderang perang motogp 2002. Waktu itu Honda yang paling duluan riset 1000cc, kemudian diikutin oleh yamaha.

    Kl gw lihat tahun depanaja deh. Duet rossi n lorenzo sptnya akn lbh baik dari tahun 2006-2007 dimana edwards sptnya jauh banget dari rossi. Rossi aja muji talenta lorenzo. Trus Burgess jg bilang kl masih banyak yang bisa dikail dari mesin M1. Tahun ini yamaha kedodoran karena riset mesin paling belakangan karena justru rangka yang duluan diriset. Prediksi kuda pacu motogp 2008 powernya akan nambah sekitar 15-20% dari sekarang. Berarti ini makanan empuk yamaha karena mereka duluan ngeset rangka.

    Ingat perkataan lipio suppo, buat mesin kenceng ngga masalah, justru yang masalah bikin sasis yang mumpuni. Lihat ducati saat 2003-2004. Mesin bengis tapi rangkanya amburadul. Itu aja butuh 2 tahun untuk upgrade kelenturan rangka.

    Tahun depan gw tetep jagoin 46 plus dovi. Kl stoner ga usah ditanya lagi, karakternya sdh nempel abis sama desmo.

  42. 44 tanpa nama
    Nopember 7, 2007 pukul 10:25 am

    rossi patAh seMAngat meliHAt kekuAtan ducati.apalAgi DI keNDArai oLEh CASEY STONER!Rosssi HAbis……….!!!!!!

  43. 45 Istrinya Pedrosa nieh..
    Desember 1, 2007 pukul 4:07 pm

    f2 tunggu di jepang..bwt kado ultah kyu,,I LOVE YOU PEDROSA!!!…semangat y..muuach…_gracias_

  44. 46 sobat nyah para juwara???
    Desember 1, 2007 pukul 4:29 pm

    rossi,,b’juanglah jgn maw kalah ma yg laen nyah..
    malu donk ma yg muda kyk pedrosa???qta2 p’dukungmu pasti slalu da d blkang mu,,d doain deh biar g kalah2 amat,,
    malu khan??hehehe,,,,

    oyah mau tnya donk bwat yg taw harga ticket nyah motogp yg d malaysia (yg deket2 azah lah,,cekak yeuh??)brp yah??

    thx yah,,,?????

  45. 47 J'mbuez
    Desember 4, 2007 pukul 11:26 am

    ShItttt!!!!

    PokOke Hidup Rossi.Rossi kalah bukan karena yamaha tetapi karena bannya aja yang jelek, kali ini bannya sama kayak punya pedrosa, jadi aq yakin rossi akan juara dunia,coba stoner suruh pake motor yamaha, pasti dia gak bisa cepet kayak dia pake ducati, itu disebabkan karena stoner cuma menang kalo pake motor ducati, skill stoner masih dibawah rossi.HIDUP ROSSI !!!F**K STONER

  46. 48 tyaz
    April 1, 2008 pukul 5:24 pm

    stoner mgkn bisa berjaya sekarang. tapi tetep jagoanku Dani Pedrosa to be the number one!!!!


Tinggalkan Balasan




Jarak Tempuh

  • 2,739,555 Km

c

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community