Bagi sebagian orang, memiliki moge merupakan sebuah impian yang sulit terwujud, mulai dari harga yang selangit, ketidak praktisan moge sebagai kendaraan oprasional hingga keruwetan pengurusan surat menyuratnya. Tetapi sebenarnya keadaanya tidak seseram yang dibayangkan karena sebenarnya banyak cara dan jalan pintas untuk memiliki moge tanpa harus mengeluarkan biaya ratusa juta dan pusing tujuh keliling mengenai pengurusan surat menyuratnya
Uang tunai adalah syarat utama
Yups, dan ini yang bisanya menjadi ganjalan pamungkas bagi orang yang ingin memiliki moge. Tidak seperti membeli motor pada umumnya yang dapat dengan mudah memperoleh bantuan melalui leasing untuk moge hanya dua merk yang secara resmi diakui leasing yaitu Ducati dan Harley-Davidson itupun hanya dapat dilakukan bila anda membeli produk baru yang barang tentu harganya selangit. Cukup siapkan uang tunai antara 90 - 125 juta rupiah jika sudah terpenuhi artinya bro tinggal selangkah lagi sebelum memiliki moge!
Malu bertanya sesat di jalan
Pepatah tersebut tepat 100% buat seseorang yang ingin membeli moge. Karena banyak sekali orang yang ingin mencari untung di dalam ketidak tahuan seseorang. Mulai dari iming iming, harga miring plus surat sakti, surat tilang dan surat sementara semuanya adalah PENIPUAN! semurah apapun yang namanya moge bodong tidak seenak moge sehat. Karena yang namanya moge bodong tidak memiliki nilai jual kembali kecuali untuk kanibalisasi! Disamping itu moge tersebut tidak dapat diasuransi, Bahkan sekarang banyak komunitas yang enggan menerima bikers yang menggunakan moge bodong. Jangan hanya karena iming iming harga miring, uang puluhan jutapun melayang. Ingat, moge baru dibilang moge jika memiliki STNK dan BPKB dan lebih sempurna lagi jika memiliki Faktur
.
Untuk mendapatkan informasi mengenai bagaimana mencari dan membeli moge lebih baik bertanya kepada anggota komunitas moge itu sendiri, umumnya saat mereka berkumpul di komunitas masing2, mereka akan dengan senang hati membantu dan memberikan informasi, ketimbang membaca iklan di koran2 karena kadang banyak yang menjual moge bodong dengan berbagai iming iming mengiurkan!
Memilih Motor yang cocok
Umumnya di indonesia tipe motor yang beredar tidak terlalu banyak karena umumnya moge yang beredar adalah tipe sport, sport touring, street fighter dan cruiser kalaupun ada varian di luar itu hanyalah motor supermotard itu pun terbatas pada merk KTM Supermoto, KTM Duke dan Duc Multistrada. Sebaiknya tipe moge yang dipilih hendaknya tidak terlalu berbeda dengan motor yang sudah biasa digunakan sehari hari agar ketika mengendarainya tidak terlalu canggung.
Memeriksa Kondisi Motor
Namanya barang second sudah pasti kondisinya tidak sebaik ketika baru, namun umumnya moge hanya dipakai pada akhir pekan atau ketika dipakai pemiliknya saat melakukan touring, jadi jangan heran ketika melihat motor keluaran tahun 2001 namun kilometernya belum menyentuh 5000 km. Yang perlu di perhatikan adalah sasis moge tersebut, karena bila pernah mengalami kecelakaan walau telah diperbaiki perbedaan tetap saja terasa. Untuk bagian yang lainya, tidak perlu dikuatirkan karena bila mengalami kerusakan dapat diganti dengan mudah. Moge dengan kondisi tersebut disebut moge kondisi “bahan” karena setelah di beli, moge tersebut biasanya langsung dibawa kebengkel oleh pemilik barunya untuk di service, cat ulang dan penggantian part yang sudah rusak.
ATPM dan Komunitas
Keberadaan ATPM merupakan hal vital bagi moge, karena dengan adanya ATPM keberadaan mekanik dan sparepart barang tentu bukan menjadi masalah. Komunitas moge berbeda dengan komunitas motor biasa, karena keanggotaan pada komunitas moge memiliki banyak keuntunganya mulai dari potongan harga hingga jual beli akseoris aftermarket yang belum tentu dijual di indonesia. Karena tidak sedikit anggota komunitas bikers yang kerjanya bolak balik ke luar negri dan “titipan aksesoris” dari rekan rekan di komunitas sudah menjadi barang wajib yang biasanya selalu dipenuhi oleh mereka.
Yang Patut Diwaspadai
Moge keluaran tahun 2001 ke atas umumnya memiliki dokumen lengkap, mulai dari Faktur, STNK dan BPKB sehingga jangan pernah mau menerima tawaran moge tanpa dokumen yang lengkap! Udah ga jaman pake moge bodong Bro! Moge keluaran 2000 atau lebih tua lagi umumnya belum memiliki dokumen resmi hingga harus melalui proses pemutihan dengan biaya lebih dari 50 juta rupiah, sebaiknya pilih moge keluaran tahun 2001 ke atas karena kelengkapan dokumenya lebih terjamin.
Kecelakaan, separah apapun dapat diperbaiki namun bila sasisnya telah mengalami cacat sebaiknya tidak perlu ditengok apalagi dibeli. Karena bila sasis pernah mengalami cacat kesetabilan motor akan menurun drastis sehingga performa tinggi moge tidak bisa dioptimalkan dan kalau dipaksakan dkuatirkan malah berakibat fatal.
Yang Dapat Dimaklumi
STNK tidak diperpanjang. Umumnya terjadi ketika moge tersebut akan dijual oleh pemilik lamanya. Hal ini lumah karena umumya pemilik barunya ingin langsung melakukan balik nama sehingga sering kali moge yang akan dijual tidak diperpanjang STNKnya dan menunggu pemilik baru untuk melakukan perpanjangan STNK sekalian proses balik nama
Komponen berbahan karet seperti ban telah getas. Bukan karena kurang dirawat, melainkan biasanya alasan moge tersebut dijual dikarenakan pemiliknya telah bosan sehingga moge tersebut jarang digunakan. Begitu juga dengan Aki yang soak ini urusan biasa buat moge jadi tidak perlu kuatir.
Perbedaan tahun pembuatan motor dengan usia motor di BPKB . Jangan heran jika mendapati motor buatan tahun 2001 tetapi di BPKBnya tertera buatan tahun 2003. Karena sering kali ATPM maupun importir mengimpor sekaligus lebih dari 10 motor. Sedangkan motor tersebut belum tentu laku terjual dalam waktu satu tahun, kadang motor tersebut baru terjual 2 tahun kemudian. Sehinga jangan heran jika melihat Honda CBR 600 rakitan 2004 memiliki “usia” di BPKBnya tahun 2005 atau 2006.
Pentingnya Asuransi All Risk
Kebanyakan moge saat ini telah di asuransi - All Risk sehingga kerusakan sedikit saja bisa langsung di klaim. Hal ini sungguh bermanfaat mengingat harga sparepart baru moge sangat mahal. Terlebih lagi, jika telah melakukan klaim kitapun diperbolehkan mengganti sparepart sendiri untuk kemudian biaya pembelian sparepart tersebut diganti oleh asuransi. Biaya pembuatan asuransi tersebut adalah 2,5% dari harga motor.
Berikut merupakan Estimasi biaya tambahan setelah membeli moge “Bahan”








KOMENTAR